Alcaraz Tak Terbendung, Raih Gelar Juara Qatar Open 2026
- 22 Feb 2026 10:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Doha – Carlos Alcaraz tidak terbendung untuk menjuarai turnamen ATP 500 Qatar ExxonMobil Open 2026 di Doha, Minggu 22 Februari 2026. Petenis nomor satu dunia itu sukses menaklukkan wakil Prancis, Arthur Fils, dua set langsung dalam waktu 50 menit.
Bermain di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Alcaraz menang dengan skor 6-2, 6-1. Gelar ini diraih 20 hari setelah menuntaskan Career Grand Slam dengan menjuarai Australian Open bulan lalu.
Alcaraz menegaskan dirinya datang dengan ambisi lebih besar pada musim ini. Dia bertekad meraih lebih banyak gelar untuk mempertahankan posisinya di peringkat teratas.
"Saya pikir setelah setiap turnamen harus menetapkan target baru," ujarnya saat penyerahan trofi. "Saya sangat bahagia dan bangga atas semua yang telah saya lakukan bersama tim."
Alcaraz menilai awal musim 2026 akan sangat berat dan penuh tantangan. Petenis berusia 22 tahun itu mengaku harus kuat secara mental dan bermain dengan sangat baik untuk mencapai kesuksesan tersebut.
Sejak gim pembuka, Alcaraz langsung mengendalikan permainan. Dia menyerang secara agresif sekaligus bertahan dengan mobilitas luar biasa.
Fils sempat meningkatkan intensitas reli dari baseline. Namun, Alcaraz merespons dengan pengembalian spektakuler dan pukulan penentu kemenangan.
Hasil ini memperpanjang rentetan 12 laga tanpa kalah dari petenis asal Negeri Matador itu. Alcaraz juga tercatat telah mengoleksi gelar ATP 500 kesembilan sepanjang kariernya.
Capaian ini menyamai torehan Andy Murray sejak kategori tersebut bergulir pada 2009. Alcaraz kini mengantongi 26 gelar secara keseluruhan di level tur.
Menurut catatan Lexus ATP Head2Head, Alcaraz kini unggul 3-0 atas Fils. Dia juga memperpanjang rekor 30 kemenangan beruntun di lapangan keras luar ruang.
Sedangkan Fils mencapai final tur pertamanya sejak menjuarai Japan Open 2024 di Tokyo. Dia kini naik tujuh peringkat ke posisi 33 PIF ATP Live Rankings.
Meski kalah, Fills mengaku ini menjadi pencapaian luar biasa mengingat dirinya sempat absen delapan bulan akibat cedera. "Ini memang bukan harinya, tetapi kami telah melakukan pekerjaan luar biasa," ujarnya.