Tundukkan Djokovic, Alcaraz Raih Gelar Australian Open Perdana
- 01 Feb 2026 21:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Melbourne – Carlos Alcaraz menjuarai Australian Open 2026 setelah menaklukkan Novak Djokovic dalam laga final sengit, Minggu, 1 Februari 2026. Kemenangan di Rod Laver Arena, Melbourne, tersebut mengantarkan Alcaraz menjadi petenis termuda peraih gelar ‘Career Grand Slam’.
Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu menang empat set melawan Djokovic dengan skor akhir 2-6, 6-2, 6-3, 7-5. Ia langsung terjatuh di lapangan sebagai luapan emosional usai memenangkan poin penentuan.
Djokovic menunjukkan sportivitas dengan menyalami dan memberi selamat kepada Alcaraz di net. Namun, kekalahan ini menggagalkan ambisi petenis Serbia itu untuk meraih gelar mayor ke-25.
Djokovic tampil dominan pada set pertama dengan pengalaman dan kecerdasan bermainnya. Petenis berusia 38 tahun itu membuat Alcaraz kesulitan mengimbangi tempo untuk merebut set pertama.
Momentum berubah pada set kedua setelah Alcaraz mendapat break krusial. Ritme permainan dari baseline membaik, membuatnya berhasil menyamakan kedudukan pertandingan.
Alcaraz mempertahankan tekanannya pada set ketiga dengan dua kali mematahkan servis Djokovic. Keunggulan itu mengantarnya memimpin dan mengendalikan jalannya laga.
Set keempat berlangsung ketat dengan reli panjang dan intensitas tinggi. Kesalahan forehand Djokovic mengakhiri pertandingan, sekaligus memastikan Grand Slam ketujuh Alcaraz.

“Dia membuat beberapa kesalahan mudah yang tidak terjadi pada set pertama, sehingga memberi saya ketenangan dan kepercayaan diri. Saya tetap kuat secara mental, berusaha bermain solid, dan sedikit mengubah pendekatan taktik,” ujar Alcaraz usai pertandingan.
Kemenangan ini menjadikan Alcaraz petenis kesembilan peraih ‘Career Grand Slam’ yang memenangkan keempat turnamen mayor era tenis modern. Ia menjadi yang pertama melakukannya sejak Djokovic meraih pencapaian serupa pada 2016.
Sementara itu, hasil tersebut memperpanjang penantian Djokovic melampaui rekor Margaret Court sebagai peraih Australian Open terbanyak (11 gelar). Setelah sepuluh kali mengangkat trofi di Melbourne, Djokovic meragukan peluangnya kembali tampil di partai puncak turnamen tersebut.
“Saya tidak menyangka akan kembali berdiri di seremoni penutupan Grand Slam. Siapa yang tahu apa yang terjadi besok atau 12 bulan ke depan, tetapi ini perjalanan luar biasa,” katanya.
Kemenangan ini menegaskan status Alcaraz sebagai salah satu petenis terbaik dunia saat ini. Dengan usia yang masih muda, perjalanan Alcaraz di level tertinggi diyakini masih panjang dengan banyak trofi menanti.
Baca Juga: Taklukkan Sabalenka, Rybakina Juara Australian Open 2026