Dua Srikandi Muda Way Kanan Perkuat Tim Sumbagsel

  • 06 Jul 2025 09:24 WIB
  •  Waykanan

KBRN,Way Kanan; Dua talenta sepak bola putri asal Kabupaten Way Kanan, Lampung, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan terpilih memperkuat tim Pertiwi U-16 zona Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Mereka adalah Rindu Liapuri dan Natasya Angelika Sandora, yang sukses menyisihkan para pesaing dari enam provinsi dalam proses penjaringan yang ketat.

Kini, kedua srikandi dari "Bumi Ramik Ragom" tersebut tengah dalam perjalanan dari markas tim di Palembang menuju Kudus, Jawa Tengah, untuk berlaga di putaran final Piala Pertiwi U-16 Nasional yang akan dimulai pada 7 Juli 2025.

Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti nyata geliat pembinaan sepak bola putri di daerah.

Yobi Friyadi, pelatih kepala Putra Way Kanan FC99 dan SSB Way Kanan yang menaungi kedua pemain, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian bersejarah ini.

"Alhamdulillah, setelah melalui seleksi yang diikuti oleh enam provinsi di Sumbagsel, dua orang anak didik kami dari Kabupaten Way Kanan telah lolos dan masuk ke dalam tim utama," ujar Yobi Friyadi saat memberikan keterangan pada Sabtu (5/7/2025).

Di balik keberhasilan ini, terdapat kerja keras dan dedikasi dua remaja berbakat, Rindu Liapuri yang berposisi sebagai pemain bertahan, berasal dari Simpang Tiga, Kecamatan Rebang Tangkas.

Ia saat ini menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Atap Satu, Rebang Tangkas.

Sementara itu,Natasya Angelika Sandora yang dikenal memiliki kecepatan dan visi bermain yang baik, tinggal di Kampung Bhakti Negara, Kecamatan Baradatu, dan merupakan siswi SMP Negeri 1 Baradatu.

Keduanya merupakan pilar penting di tim junior Way Kanan sebelum akhirnya bakat mereka terendus di tingkat regional.

Yobi Friyadi, sang arsitek di balik pembinaan mereka, melihat pencapaian ini sebagai momentum krusial untuk membangkitkan semangat sepak bola putri di Way Kanan, yang selama ini mungkin belum mendapat sorotan utama.

"Saya sebagai pelatih merasa sangat bangga. Saya berharap ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi adik-adik kita yang lain, khususnya anak-anak putri, untuk tidak ragu berlatih sepak bola secara serius dan berjenjang," ungkapnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Piala Pertiwi merupakan jenjang pembinaan resmi PSSI untuk mencari bibit-bibit pemain yang akan diproyeksikan ke tim nasional Indonesia kelompok umur di masa depan.

Kehadiran Rindu dan Natasya di level nasional membuka jalan dan asa bagi talenta lain di daerah mereka.

Menjelang keberangkatan tim ke Kudus, Yobi menitipkan pesan dan harapan kepada seluruh masyarakat Lampung, khususnya Way Kanan.

"Saya pribadi memohon doa dan dukungan dari seluruh warga masyarakat Bumi Ramik Ragom. Semoga anak-anak kita ini diberikan kelancaran, kekuatan, dan dapat menampilkan permainan terbaiknya, sehingga bisa membawa harum citra baik daerah kita di kancah nasional," pungkasnya.

Perjuangan Rindu dan Natasya di lapangan hijau Kudus nanti akan menjadi cerminan dari mimpi dan kerja keras anak-anak daerah yang berani bersaing untuk mengibarkan nama baik kampung halaman.

Rekomendasi Berita