Kiandra Ramadhipa Juara European Talent Cup Catalunya 2025

  • 04 Nov 2025 11:47 WIB
  •  Wamena

KBRN, Barcelona: Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, sukses mengukir sejarah baru di kancah balap motor internasional. Remaja berusia 16 tahun asal Sleman, Yogyakarta ini, berhasil menjuarai seri European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025 yang berlangsung dramatis di Sirkuit de Barcelona-Catalunya pada Minggu, 2 November 2025, waktu setempat.

Kemenangan sensasional ini menjadi sorotan utama karena Kiandra Ramadhipa memulai balapan dari posisi yang sangat jauh, yaitu posisi ke-24.

Bermula dari barisan belakang, pembalap andalan Honda Asia-Dream Racing Junior Team ini menampilkan performa luar biasa. Balapan ETC Catalunya 2025 dikenal chaotic dengan banyaknya insiden dan pembalap yang tumbang. Namun, Kiandra Ramadhipa tetap fokus, secara konsisten menyalip lawan satu per satu hingga tiba-tiba muncul di barisan depan.

Puncak ketegangan terjadi di lap terakhir. Kiandra terlibat duel sengit dengan juara bertahan, Carlos Cano. Dengan kepala dingin, Ramadhipa memilih untuk tetap berada di belakang Cano, memanfaatkan slipstream (tarikan angin) di trek lurus. Strategi ini terbayar lunas ketika ia melancarkan aksi menyalip penentu di trek lurus terakhir, melintasi garis finis hanya dengan selisih sangat tipis, 0,007 detik.

Momen emosional tak terhindarkan saat Muhammad Kiandra Ramadhipa berdiri di podium tertinggi. Air mata jatuh deras di wajahnya sambil menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" dengan suara bergetar. Kemenangan ini bukan sekadar gelar, tetapi juga pembuktian mental juara dari pembalap yang lahir pada 4 Desember 2009 ini.

"Meski start dari posisi ke-24, pembalap muda Indonesia berusia 16 tahun itu menutup balapan European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025 sebagai juara."

Dengan hasil impresif di Sirkuit Catalunya, Kiandra Ramadhipa kini meroket ke posisi ketiga klasemen sementara European Talent Cup 2025 dengan total perolehan 129 poin.

Kenaikan signifikan ini membuktikan bahwa pembalap asal Sleman, Yogyakarta, ini bukan hanya sekadar harapan Indonesia, tetapi juga pesaing serius untuk memperebutkan gelar juara European Talent Cup musim ini. Peluangnya semakin terbuka lebar untuk bersaing ketat di ronde berikutnya yang akan digelar di Sirkuit Aragón.

Rekomendasi Berita