Zero One Futsal Cup 2026: Ajang Penjaringan Talenta Muda Buol menuju PORPROV 2026
- 03 Mar 2026 20:13 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, BUOL – Gairah olahraga futsal di Kabupaten Buol kini memasuki babak baru dengan hadirnya turnamen bergengsi bertajuk Zero One Futsal Cup 2026. Ajang yang diinisiasi oleh Bateman Family selaku Sport Event Organizer ini diproyeksikan menjadi jembatan utama bagi talenta muda daerah untuk menembus skuad resmi yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Morowali mendatang.
Pihak panitia penyelenggara telah menetapkan jadwal pendaftaran yang berlangsung sejak 20 Februari hingga 25 Maret 2026. Seluruh tim yang telah mendaftar dijadwalkan mengikuti pertemuan teknis pada 29 Maret sebelum akhirnya menjalani laga perdana atau kick-off yang akan digulirkan pada Sabtu, 04 April 2026. Kompetisi ini terbagi ke dalam tiga kategori utama, yakni tingkat SLTA dengan kuota 20 tim, tingkat SLTP dengan 16 tim, dan tingkat SD yang menyediakan tempat bagi 10 tim peserta.
"Satu hal yang menjadi daya tarik utama dalam gelaran ini adalah misi khusus penjaringan pemain. Kami Sebagai Panitia secara spesifik akan memantau para pemain kelahiran tahun 2009 sebagai bagian dari persiapan seleksi PORPROV. Nantinya," Ucap Faisal Latama selaku event sport organizer kepada RRI, Selasa 03 Maret 2026
Faisal menambahkan, nantinya akan ada 30 pemain terbaik yang dinilai memiliki performa menonjol untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan. Hal ini menegaskan bahwa Zero One Cup bukan sekadar turnamen musiman, melainkan wadah evaluasi objektif untuk melihat potensi, teknik, dan visi bermain para atlet di bawah tekanan kompetisi yang kompetitif.
Mengenai kesiapan teknis, penyelenggara saat ini tengah fokus menyelesaikan finalisasi konsep pertandingan, pengurusan perizinan venue, serta koordinasi intensif dengan berbagai perangkat pertandingan. Kerja sama dengan pihak sponsor dan media partner juga terus diperkuat guna memastikan acara berlangsung meriah dan profesional. Selain itu, komunikasi strategis dengan Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terus dijalankan guna menyelaraskan regulasi serta administrasi agar seluruh proses seleksi berjalan sesuai mekanisme organisasi yang resmi.
"Dalam proses pemantauan bakat nantinya, tim pelatih dan official tidak hanya menitikberatkan penilaian pada kemampuan individu seperti kontrol bola, operan, dan penyelesaian akhir. Aspek non-teknis seperti pemahaman taktik, daya tahan fisik, mental bertanding, hingga kedisiplinan dan kerja sama tim menjadi poin krusial yang akan menentukan kelulusan pemain. Panitia ingin memastikan bahwa pemain yang terpilih nantinya adalah mereka yang mampu bermain dalam sistem tim yang solid dan memiliki komitmen tinggi terhadap latihan." Jelas Faisal
Harapan besar digantungkan pada turnamen ini agar mampu meningkatkan kualitas futsal di Kabupaten Buol secara keseluruhan. Dengan berakhirnya Zero One Cup 2026, diharapkan kerangka tim futsal yang kuat telah terbentuk dan siap bersaing di level provinsi. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan mampu membangkitkan semangat olahraga di kalangan pelajar serta menciptakan sinergi yang harmonis antara pemain, pelatih, dan pengurus olahraga demi membawa harum nama Kabupaten Buol di kancah PORPROV Morowali 2026./Red.Naldi