Klasifikasi Atlet Difabel Kaltara, Ciptakan Daya Saing Tinggi

  • 24 Des 2025 08:02 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: bentuk komitmen pemerintah provinsi Kalimantan Utara dalam inklusifitas salah satunya penyelenggaraan Klasifikasi para atlet disabilitas. Acara ini diselenggarakan di Gedung Sri Tower pada hari Sabtu (20/12/2025).

Para atlet yang diklasifiasi berasal dari Sekolah Luar biasa dan para disabilitas yang ada di Kalimantan Utara.

Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Robby Yuridi Hatman mengatakan menyambut baik kegiatan klasifikasi atlet disabilitas karena memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga.

Klasifikasi atlet disabilitas merupakan proses evaluasi dan penilaian kemampuan atlet untuk menentukan tingkat kemampuan dalam berkompetisi. Proses ini dilakukan oleh tim klasifikasi yang terdiri dari para ahli dan profesional di bidang olahraga disabilitas.

Hasil klasifikasi akan menjadi acuan penting dalam menyusun program pelatihan dan kompetisi yang lebih efektif dan efisien. Dengan klasifikasi yang tepat, atlet dapat bertanding secara adil dan setara sesuai kategori kemampuannya.

Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet disabilitas di Kalimantan Utara. Potensi olahraga, termasuk olahraga disabilitas, dinilai sangat besar dan perlu terus dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Selain itu Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet disabilitas yang telah berani melangkah maju dan berpartisipasi serta apresiasi kepada National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet disabilitas untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara komitmen akan terus mendukung program-program kesejahteraan dan pembangunan masyarakat, termasuk pengembangan olahraga disabilitas. Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif sehingga atlet disabilitas dapat berkompetisi secara adil dan setara. (Gode)

Rekomendasi Berita