Pelatih Takraw Karimun Sayangkan PPLPD Ditiadakan
- 23 Feb 2026 17:21 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pelatih sepak takraw Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Jhoni Susilowanto, menyayangkan tidak adanya lagi program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) sejak tahun 2025. Padahal PPLPD dapat menunjang kemampuan atlet untuk meningkat kemampuannya.
Jhoni mengatakan, selama lebih dari satu dekade terakhir, PPLPD berperan besar dalam mendukung pembinaan atlet pelajar di Karimun. Program tersebut membantu meningkatkan kemampuan, performa, serta mendorong atlet meraih prestasi baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Selama ini atlet terbantu, terutama biaya transportasi untuk latihan,” ujar Jhoni Susilowanto, Senin, 23 Februari 2026.
Jhoni menjelaskan, sebagian besar atlet berlatih di GOR dan membutuhkan biaya transportasi. Dengan tidak adanya PPLPD tahun ini, kehadiran atlet dalam latihan mulai terdampak.
“Kalau tidak ada bantuan, pasti berpengaruh juga, ada yang datang latihan dan ada yang tidak,” ucapnya.
Jhoni menyebutkan, program PPLPD untuk takraw telah berjalan sekitar 12 tahun dan rutin diadakan setiap tahun bersama beberapa cabang olahraga lain seperti atletik, renang, silat, dan tenis lapangan. Namun, pada 2025 program tersebut ditiadakan tanpa informasi jelas terkait alasannya.
”Karena kita nggak di dalam kan, kita nggak tahu juga alasan apa nih,” tuturnya.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat kembali menghadirkan PPLPD demi menjaga keberlangsungan pembinaan atlet pelajar. Dimana akan menjelang berbagai agenda kejuaraan daerah.
”Semoga pemerintah daerah dapat menghadirkan lagi PPLPD,” katanya, mengakhiri.