Dukungan Pemerintah Daerah Diharapkan untuk Majukan Olahraga di-Sulut
- 28 Sep 2025 22:31 WIB
- Talaud
KBRN, Manado: Dunia olahraga di Sulawesi Utara membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Asprov PSSI Sulut Hengky Kawalo, dimana pentingnya kehadiran figur-figur di pemerintahan yang memiliki kepekaan serta rasa memiliki terhadap olahraga.
Menurutnya, keberadaan orang-orang yang memahami dunia olahraga akan memengaruhi perhatian pemerintah terhadap pengalokasian anggaran melalui dinas terkait. Dinas olahraga dianggap sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, dalam mengelaborasi kebutuhan berbagai cabang olahraga.
Saat ini tercatat ada sekitar 40 hingga 50 cabang olahraga di Sulawesi Utara. Namun, tidak semua bisa didukung secara penuh karena keterbatasan anggaran. Apalagi, di tengah arahan efisiensi dari pemerintah pusat, sektor olahraga kerap harus bersaing dengan program prioritas lain.
“Inilah sebabnya dibutuhkan orang-orang yang benar-benar peduli agar olahraga tetap hidup dan berkembang,” ujarnya (26/9/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan dari induk organisasi olahraga masih sangat terbatas. Sebagai contoh, untuk menggelar satu kompetisi sepak bola dibutuhkan biaya lebih dari Rp300 juta, termasuk honor perangkat pertandingan seperti wasit, asisten wasit, pengawas, hingga penilai wasit.
Sementara itu, bantuan yang turun dari PSSI hanya berkisar Rp30–35 juta per kegiatan. “Kami bersyukur masih ada Ketua Asprov PSSI Sulut, Bung Firman Utina, yang terus berjuang untuk olahraga di daerah. Namun, tanpa perhatian pemerintah daerah, rasanya sulit bagi olahraga bisa maju lebih jauh,” katanya.