Pertina Sulut Nilai Masa Depan Tinju Daerah Menjanjikan

  • 16 Feb 2026 19:55 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Manado – Penilaian pertandingan kategori schoolboy dan schoolgirl dalam ajang Boxing on The Street dilakukan dengan standar khusus yang mengutamakan teknik dasar, kedisiplinan, serta keselamatan atlet. Hal ini disampaikan Franky Manossoh, Ketua Perwasitan Tinju Sulawesi Utara / Bidang Perwasitan Pertina Sulawesi Utara.

Menurut Franky, Sulawesi Utara sejak lama dikenal sebagai gudangnya atlet tinju nasional. Karena itu, pembinaan sejak usia dini menjadi fokus utama agar kualitas petinju terus terjaga.

Ia menilai hasil pembinaan saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan memberi harapan besar bagi masa depan tinju Sulut.

“Kalau kita lihat sekarang, materinya luar biasa, baik schoolboy maupun schoolgirl. Ini menandakan masa depan tinju Sulawesi Utara akan lebih baik, apalagi jika didukung penuh oleh pemerintah, KONI, dan masyarakat,” ujarnya.

Franky juga menegaskan kepada para orang tua bahwa olahraga tinju tidak berbahaya jika dilakukan sesuai aturan.

Seluruh wasit dan perangkat pertandingan telah melalui penataran khusus untuk memastikan keselamatan atlet, terutama anak-anak di bawah umur.

Ia menambahkan, pembinaan sejak dini bukan hanya membentuk kemampuan bertanding, tetapi juga membangun mental dan disiplin anak agar terhindar dari kegiatan negatif.

“Kalau mereka sudah dibina sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi atlet yang disiplin dan tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” katanya, hari senin 16 februari 2026.

Terkait konsep Boxing on The Street, Franky menjelaskan bahwa secara aturan tidak berbeda dengan pertandingan tinju pada umumnya.

Perbedaannya hanya pada konsep awal yang memanfaatkan ruang terbuka. Namun pada pelaksanaannya saat ini, pertandingan tetap digelar di atas ring resmi dengan standar keselamatan yang sama.

Ajang ini, lanjutnya, juga menjadi wadah penyaluran bagi anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam perkelahian atau tawuran.

Dengan adanya ring sebagai “wadah hijau”, potensi konflik dapat disalurkan secara positif melalui olahraga.

Rekomendasi Berita