Pecinta Sepakbola Konsolidasi Keberlangsungan Stadion Orom Sungailiat
- 18 Jan 2025 13:27 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Masyarakat pecinta serta pelaku Sepakbola di Kabupaten Bangka melakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah terkait keberlangsungan Stadion Orom Sungailiat, yang dinilai kurang terawat dengan baik, Sabtu (18/1/2025).
Perwakilan masyarakat pecinta sekaligus pelaku sepakbola, Edo Meirdianno mengatakan, konsolidasi dilakukan sebagai bentuk kepedulian akan kondisi stadion Orom yang saat kini tampak kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Aksi kepedulian kita selaku pecinta maupun pelaku sepakbola yang meminta pemerintah untuk bisa melihat dan membuka mata akan kondisi stadion Orom saat ini,” kata Edo kepada rri.co.id, usai acara konsolidasi.
Edo menjelaskan, stadion Orom dalam dua tahun setengah ini tampak terbengkalai pasca dilakukan renovasi tahun 2023 kemarin.
“Awalnya ada renovasi tahap pertama, tetapi belum ada keberlanjutan tahap keduanya hingga sekarang,” ujarnya.
Menurut Edo, pihaknya ingin mendorong pemerintah daerah segera merealisasikan renovasi tahap kedua, ataupun jika belum minimal lapangan ini bisa digunakan untuk aktivitas olahraga.
Sementara, Plt Sekda Bangka, Thoni Marza mengatakan, pemerintah daerah berusaha mengakomodir keinginan seluruh masyarakat maupun pecinta sepakbola demi kemajuan olahraga di Kabupaten Bangka.
“Memang sebelumnya kita baru tahap awal termasuk pembersihan saja, ke depan kita bersama dengan Ketua Dewan tadi sepakat untuk mengawal progress ini, mudah-mudahan bisa terealisasi dalam waktu dekat maupun nanti secara bertahap,” ucapnya.
Ia menyebut, pemerintah daerah mendorong pelaku sepakbola berkolaborasi dengan dinas terkait akan keberlanjutan stadion orom, termasuk standar dan perencanaan penanaman rumput yang lebih baik dan bisa digunakan dalam waktu dekat.
Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Dindikpora Bangka, Kaylani mengatakan, renovasi awal tahap pertama pada tahun 2023 kemarin fokus pada rehab lapangan, seperti pemasangan pipa resapan serta perbaikan struktur tanah.
“Selanjutnya pada tahap kedua rencananya yakni pemasangan rumput dan sarana pendukung lain yang memang belum terealisasi hingga saat ini,” ucapnya.
Dia meminta masyarakat serta pecinta sepakbola untuk bersabar, karena kondisi keuangan terbatas sehingga belum terealisasi. Dan jika dipaksakan untuk menanam rumput secepatnya tanpa standar akan merusak struktur tanah yang telah diperbaiki sebelumnya.