Launching dan Opening Ceremony RK League U-17
- 16 Feb 2026 16:02 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Ricky Richardo Kambuaya yang merupakan pemain sepak bola profesional asal Sorong, dikenal dengan sebutan gelandang serang, menghadiri sekaligus sebagai mentor dalam acara Launching dan opening ceremony RK League U-17 Sorong, secara resmi dibuka di Cafe Selagi Dingin Kota Sorong Papua Barat Daya, Senin 16 Februari 2026.
Usai kegiatan launching, Ricky sapaan akrabnya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi penerus persepak bola di wilayah Papua Barat Daya, dengan melakukan pembinaan dari usia dini.
“Tujuan saya pastinya ingin menyiapkan generasi penerus yang nantinya bisa menggantikan posisi saya nantinya, tentunya dengan pembinaan di usia dini, kita tidak mau mulai dari usia senior, tetapi harus dari akarnya dari usia 17 tahun, ini kita lakukan guna menciptakan pemain yang berkualitas di masa mendatang,”katanya kepada media.
Lanjut Ricky melalui sepak bola ini, diharapkan para peserta bisa memiliki masa depan yang lebih baik lagi.
“Saya secara pribadi berharap kepada adik-adik yang hadir, lebih serius mengikuti pembinaan ini, agar dapat bermain lebih baik lagi, sehingga dapat memiliki masa depan yang lebih cerah,”harapnya.
Sementara itu ditempat yang sama, J. Wutoy selaku perangkat pertandingan menyampaikan jika persiapan pelaksanaan pertandingan sudah mencapai 100 persen dari persiapan teknis pertandingan sampai perlengkapan fasilitas pendukung.
“Yang pastinya persiapan kami sudah mencapai 100 persen, dari mulai persiapan pertandingan sampai fasilitas pendukung, semua sudah rampung, tinggal pelaksanaannya saja, jangan lupa ya pertandingan perdananya besok (Selasa, 17/2/2026), digelar didua tempat yakni, Lapangan Korem 181/PVT dan halaman Sekolah SMP Negeri 2 Kota Sorong,”ucapnya.
Untuk diketahui sebanyak 20 tim ikut andil dalam pertandingan ini dan terbagi menjadi dua kelompok yaitu, group timur dan barat masing-masing terdiri dari 10 orang tim, dengan begitu panitia berharap kompetisi ini dapat menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit-bibit persepak bola yang ada di wilayah Papua Barat Daya ini.