Jelang Porprov 2027, KONI Buleleng Cek Kesiapan Venue
- 25 Feb 2026 09:51 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buleleng mulai mengintensifkan pengecekan dan pemetaan kebutuhan perbaikan venue olahraga jelang pelaksanaan Porprov Bali 2027. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan Buleleng menjadi tuan rumah tunggal ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, turun langsung meninjau sejumlah fasilitas di kawasan GOR Bhuwana Patra, Selasa 24 Februari 2026. Peninjauan didampingi jajaran Dinas PUPR Perkim Buleleng serta pengurus harian KONI Buleleng.
Adapun venue yang dicek meliputi Gedung Kempo, Lapangan Basket, Lapangan Voli, arena panjat tebing hingga GOR indoor Bhuwana Patra. Pengecekan difokuskan pada kondisi fisik bangunan, kelayakan sarana pendukung, serta kebutuhan rehabilitasi ringan maupun berat.
Supriatna menegaskan, seluruh venue harus dipersiapkan sejak dini agar tidak ada pekerjaan yang tergesa-gesa menjelang pelaksanaan Porprov.
“Kita harus merencanakan dengan sangat cermat. Apa yang bisa dikerjakan pada perubahan anggaran 2026 akan segera kita lakukan, sehingga saat Porprov digelar seluruh venue benar-benar siap digunakan,” ujarnya.
Selain kawasan GOR Bhuwana Patra, KONI juga mengoordinasikan perencanaan perbaikan di sejumlah lokasi lain seperti Kolam Renang Nirmala Asri dan Stadion Mayor Metra. Saat ini, kebutuhan anggaran masih dalam tahap pendataan dan penghitungan detail bersama instansi teknis.
“Anggaran belum kita finalkan karena ini kebutuhan 2027. Sekarang masih tahap pendataan. Nanti saat perencanaan anggaran 2027 baru akan terlihat secara pasti, atau sebagian bisa masuk pada perubahan sebelumnya,” ucapnya.
KONI Buleleng juga memastikan seluruh 48 cabang olahraga (cabor) akan mendapatkan venue pertandingan. Selain memanfaatkan fasilitas utama milik pemerintah daerah, dukungan juga akan melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta, SPN Singaraja, lapangan kecamatan, fasilitas sekolah hingga venue milik klub.
Menurut Supriatna, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci sukses pelaksanaan Porprov. Sebab, sebagai tuan rumah tunggal, Buleleng tidak hanya dituntut sukses penyelenggaraan, tetapi juga mampu menghadirkan standar venue yang representatif dan sesuai regulasi.
“Sebagai tuan rumah, kita ingin menunjukkan kesiapan maksimal. Porprov ini kegiatan provinsi, dan kita harus memastikan seluruh cabang olahraga mendapat fasilitas yang layak,” katanya.