Liga Champions, Gol Pinalti Havertz bawa hasil seri Arsenal atas Bayer Leverkusen
- 12 Mar 2026 09:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Leverkusen – Bayer Leverkusen berakhir imbang 1-1 jamu Arsenal dalam laga putaran pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA (UCL). Gol pinalti Kai Havertz di menit ke-89 melawan mantan klubnya menyelamatkan the Gunners dari kekalahan.
Putaran pertama ini berlangsung di markas Leverkusen, BayArena, Jerman, pada Kamis, 12 Maret 2026. Babak pertama berjalan dengan minim peluang yang tercipta.
Tim tamu awalnya mengendalikan jalannya pertandingan dengan Robert Andrich, gelandang Leverkusen, menerima tekanan terbesar. Ia menerima kartu kuning dalam waktu dua menit karena menarik Viktor Gyökeres.
Peluang paling nyata terjadi pada menit ke-19 ketika Gabriel Martinelli melepaskan tendangan yang membentur mistar gawang Janis Blaswich. Skor 0-0 bertahan hingga jeda paruh waktu.
“Beberapa peluang di babak pertama ketika kami sangat dominan dan kami memiliki kesempatan besar melalui Gabi untuk membuat skor menjadi 1-0. Ketika Anda melewatkan peluang-peluang tersebut, tentu saja jalannya pertandingan bisa berubah,” ujar manajer Arsenal, Mikel Arteta seusai pertandingan.
Bayer Leverkusen membuka babak kedua dengan sundulan Martin Terrier yang dapat diblokir oleh kiper Arsenal, David Raya. Itu memberikan Die Werkself peluang tendangan sudut.
Alejandro Grimaldo menjadi penendang dan Ia menyajikan yang terbaik. Tendangannya disambut Robert Andrich yang melompat tinggi dan menyundul keras ke sisi kiri gawang, membuat kiper tak berkutik.
Arsenal mencoba mengembalikan kedudukan menjadi seimbang seperti semula dengan memanfaatkan tendangan bebas yang diterima Declan Rice, menit ke-60. Piero Hincapié yang berada di dalam kotak pinalti, sayangnya, gagal mengarahkan bola ke arah gawang dengan sundulannya.
Mikel Arteta mengganti Noni Madueke dengan Bukayo Saka setelah kegagalan upaya gol tersebut. Arsenal berusaha untuk menekan lebih keras dengan pergantian tersebut dan ini terbukti membuahkan hasil.
Gempuran Arsenal berubah menjadi pinalti saat Malik Tillman, gelandang Leverkusen, menjatuhkan Madueke di kotak pinalti. Havertz menjadi algojo dan dengan tenang mengonversi penalti tersebut menjadi gol, meskipun Blaswich melompat ke arah yang benar.
Havertz menyamakan kedudukan melawan klub yang pernah dia bela selama sepuluh tahun. “Kembalinya dia ke sini setelah sekian lama, untuk datang dan mencetak gol sepenting ini, saya pikir ini adalah momen besar,” Arteta memuji gol pinalti Havertz.
Momen itu membuat pertandingan berakhir seimbang. Leverkusen harus puas dengan hasil imbang keempat dari empat pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.
Sementara itu, Arsenal memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 12 pertandingan. Selanjutnya, Arsenal akan menjadi tuan rumah putaran kedua babak 16 besar di Stadion Emirates, London, Inggris, Rabu, 18 Maret 2026.