Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing, Susi Susanti Apresiasi Keberpihakan Menpora

  • 09 Mar 2026 15:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Legenda bulutangkis Indonesia Susi Susanti mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga(Menpora) Erick Thohir dalam merespons kasus dugaan kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing. Menurutnya, keberpihakan pemerintah penting untuk memastikan para atlet mendapatkan perlindungan dan keadilan.

Susi menilai respons pemerintah yang membuka ruang pengaduan, serta mendorong penanganan kasus melalui jalur hukum menunjukkan komitmen serius dalam melindungi atlet. Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan rasa aman bagi para atlet yang menjadi korban.

“Saya mengapresiasi langkah dan komitmen Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang menunjukkan keberpihakan pada perlindungan atlet. Respons cepat dan keseriusan pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan keadilan dan agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” ujar Susi, Senin, 9 Maret 2026.

Di sisi lain, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu mengaku sangat prihatin atas kasus yang menimpa para atlet panjat tebing. Menurutnya, para atlet telah mendedikasikan hidupnya untuk berlatih keras demi mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional.

“Saya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa atlet kita. Atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang,” katanya.

Susi menegaskan lingkungan pelatihan nasional seharusnya menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi para atlet untuk berkembang. Lingkungan yang sehat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung atlet meraih prestasi.

Ia juga menilai langkah Menpora Erick Thohir membuka saluran pengaduan bagi korban kekerasan seksual di lingkungan olahraga. Aduan dapat disampaikan melalui pengaduan.atlet@kemenpora.go.id merupakan bentuk dukungan nyata bagi para atlet.

Susi berharap seluruh pihak yang terlibat dalam dunia olahraga memiliki integritas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan para atlet, baik saat menjalani pelatihan nasional maupun ketika mengikuti kejuaraan di dalam dan luar negeri.

“Setiap atlet membutuhkan bimbingan dan dukungan dari lingkungan di sekitarnya. Sangat disayangkan jika ada pihak yang justru mencederai kepercayaan tersebut. Semua pihak harus menjaga integritas dan memberikan perlindungan kepada atlet,” ujarnya.

Rekomendasi Berita