PSSI Paser Siapkan 56 Nama untuk Jalani Tahap Seleksi

  • 05 Feb 2026 20:29 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8, PSSI Kabupaten Paser, sebagai tuan rumah tidak ingin mengecewakan Bupati Paser yang menginkan medali emas melalui cabang olahraga sepak bola.

Untuk itu, di bawah nahkoda Abdurahman KA sebagai Ketua PSSI Paser, targetan medali emas tersebut bakal diupayakan terealisasi. Tercatat, saat ini sudah mengantongi sebanyak 56 nama atlet, yang nantinya akan diseleksi.

Nama-nama tersebut diyakininya merupakan atlet lokal dan pemuda asli daerah. Sehingga putra daerah ini bisa diberdayakan untuk 'Dream Team' Paser nantinya.

"Jadi, artinya tetap kita lakukan seleksi, sementara ini ada 56 (atlet) yang sudah kita rekomendasi untuk mengikuti seleksi sampai nanti ke 22 pemain untuk Porprov nanti. Dan target kita emas. Kalau ada di atas emas, di atas emas lagi," ucap Abdurahman KA, pada Kamis, 5 Februari 2026.

Sementara ini tim seleksi masih belum terbentuk dan akan disusun nantinya. Namun Abdurahman menyebut, seleksi nanti akan mulai dilaksanakan setelah bulan Ramadan 2026 nanti.

"Nanti yang menyeleksi itu ada tim seleksinya. Seleksi ini belum terbentuk, kemarin dari Popda dan yang lain nanti kita bentuk tim seleksi. Tapi seleksi ini pasca lebaran lah. Jadi dari 56 itu kemarin diambil dari beberapa pemain Popda beberapa pemain turnamen Desa itu yang usianya masuk karena harus 2007-2008 kelahirannya," ujarnya menjelaskan.

Lebih lanjut, Abdurahman juga menjelaskan, ke-56 nama-nama punggawa Paser ini beberapa diantaranya merupakan atlet yang membela Paser di ajang Popda 2025 lalu di Penajam Paser Utara.

"Saya sudah berkomunikasi dari beberapa pelatih di Kabupaten Paser dan fokusnya ini Popda main di Porprov. Yang mana bisa sementara ini yang saya anggap clear dan sejalan itu tim seleksinya dulu," kata Abdurahman.

Di bawah kepengurusannya, Abdurahman berharap pembinaan di desa-desa ini dapat terus berlanjut. Mengingat ketiga agenda ini bakal rutin digulirkan disetiap tahunnya.

"Yang memang kemarin ada riak-riak apa segala, saya mau menghilangkan itu. Itu untuk fokusnya di Porprov. Pasca Porprov, kita evaluasi lagi dan pembinaan-pembinaan sampai dengan 2030 lah. Tapi ketiga agenda itu rutin tiap tahun," ujarnya menjelaskan.

Melihat perkembangan persepak bolaan di Kabupaten Paser saat ini, Abdurahman mengatakan bahwa setiap tim yang ada ini memiliki gairah dan motivasi, namun hal itu sebelumnya pembinaan sempat terkendala sehingga vakum.

Melalui kejuaraan yang diagendakan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kembali gairah serta motivasi para legiun muda Bumi Daya Taka dalam bermain sepak bola.

Rekomendasi Berita