Atlet Menembak Banyumas Borong Medali di Kejuaraan Nasional
- 02 Feb 2026 20:56 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kontingen Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Banyumas menorehkan prestasi pada kejuaraan menembak tingkat nasional bertajuk Tribuana Open Championship I Panglima Kopassus Cup 2026 yang berlangsung pada 28–30 Januari 2026 di Lapangan Tembak PB Perbakin Senayan, Jakarta, dan Lapangan Tembak Kopassus Cijantung.
Dalam ajang yang diikuti atlet dari berbagai daerah, termasuk TNI dan Polri itu, Banyumas membawa pulang tiga medali emas, dua perak, dan dia perunggu dari total 13 atlet yang diturunkan.
Pelatih Perbakin Banyumas Aditya Ginanjar Pratama menjelaskan para atlet Banyumas tergabung dalam kontingen Jawa Tengah yang berjumlah 24 orang.
Baca juga: Banyumas Jadi Sentra Pembinaan Atlet Menembak Jawa Tengah
“Secara keseluruhan, Jawa Tengah meraih delapan medali emas, lima perak, dan lima perunggu, dengan kontribusi Banyumas sebanyak tujuh medali,” kata Aditya dalam keterangan yang diterima RRI, Senin (2/2/2026).
Tiga medali emas disumbangkan oleh Alif Satria Bahari dari nomor Pistol Men Senior Team, M. Sultan Al Sunny Washch dari nomor Pistol Men Youth Team, serta Salma Arum Nadhifah pada nomor Rifle Women Youth Team. Medali perak diraih Athary Zahraa di nomor Air Rifle Women Individual dan Aqnar Dzakyarta pada nomor Multirange Individual.
Sementara dua medali perunggu diraih pasangan Tanisha Gina Pratiwi/Gianina Alleynisa Arif dari nomor Air Rifle Women Youth Team serta Al Athur Zulfikar/Elbert Thaddeus Defan pada nomor Air Rifle Men Youth Team.
Baca juga: Pengurus Perbakin Banyumas 2025-2029 Dilantik, Sekda Pegang Kemudi
Ketua Perbakin Banyumas, Agus Nur Hadie, mengapresiasi prestasi yang diraih para atlet. Menurutnya, keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan adalah bagian dari proses pembinaan atlet.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan minimal tiga medali emas pada ajang PON mendatang, sehingga keikutsertaan di berbagai kompetisi akan terus dimaksimalkan sebagai bagian dari persiapan atlet.
“Kejuaraan menjadi sarana penting untuk menambah jam terbang, meningkatkan kemampuan teknis, serta memperkuat mental bertanding,” ujar Agus.