Melaju Semifinal Futsal Nation Cup, Pangsuma FC Tak Gentar Hadapi BTS
- 12 Feb 2026 22:59 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Pangsuma FC secara resmi mengamankan tiket semifinal Futsal Nation Cup 2026 setelah melewati laga hidup-mati yang penuh dramatis melawan Unggul FC Malang di GOR Terpadu Ayani Pontianak, Kamis, 12 Februari 2026 malam.
Meski harus kehilangan dua pemain pilar akibat kartu merah, semangat pantang menyerah membawa tim asal Kalimantan Barat ini melangkah ke babak empat besar setelah menaklukkan Unggul FC Malang lewat adu penalti dengan skor 5-4.
Pelatih Pangsuma FC, Wahyu Kocoy, menyebut pertandingan ini sebagai laga yang "gila" dan di luar prediksi. Menurutnya, Unggul FC memberikan perlawanan yang jauh lebih matang dibandingkan pertemuan sebelumnya.
"Pertandingan hari ini benar-benar gila menurut saya. Unggul FC Malang sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik. Mereka datang dengan taktik baru, baik secara defensif maupun transisi," ujar Wahyudin usai laga.

Kepanikan sempat melanda saat Unggul FC menerapkan strategi powerplay. Wahyudin mengakui anak asuhnya dipaksa melakukan adaptasi kilat di lapangan untuk membendung gempuran tersebut.
Badai Kartu Merah
Kemenangan ini harus dibayar mahal. Dua pemain kunci Pangsuma FC, Pelipe dan Bagas, dipastikan absen di laga berikutnya setelah diganjar kartu merah oleh wasit.
"Ini pertandingan yang tidak disangka-sangka. Kami kehilangan dua pemain karena kartu merah, secara kuantitas pemain kami berkurang. Tapi yang luar biasa adalah bagaimana tim ini bisa bangkit dari ketertinggalan dalam kondisi minus pemain," ujar Wahyudin.
Menantang "Miniatur Timnas"
Di babak semifinal yang akan berlangsung Sabtu, 14 Februari 2026, Pangsuma FC sudah ditunggu oleh raksasa futsal tanah air, Bintang Timur Surabaya (BTS) 1999. Wahyudin menyadari bahwa lawan mereka kali ini memiliki kedalaman skuad yang mengerikan, karena klub BTS diperkuat oleh enam pemain berlabel Tim Nasional. Sementara, Pangsuma FC hanya diperkuat dua pemain Tim Nasional (eks IPL Asia).
Meski kalah secara statistik pemain bintang, Wahyudin menegaskan timnya tidak gentar melawan klub Surabaya itu. "Kami tidak takut dengan nama besar mereka. Yang paling penting sekarang adalah menjaga kebugaran pemain di waktu istirahat satu hari besok dan menyiapkan mental untuk menghadapi BTS," tutut Wahyudin. .