Pengprov Squash Riau Gesa Pembentukan Pengcab jelang Porprov
- 06 Mar 2026 16:00 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pengurus Provinsi (Pengprov) Squash Riau terus menggesa pembentukan pengurus kota (pengkot) dan pengurus cabang (pengcab) di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu syarat agar cabang olahraga squash dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2026 mendatang.
Anggota Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Squash Riau, Rahmad Diyanto, mengatakan pembentukan kepengurusan di daerah menjadi hal penting agar cabang olahraga tersebut memenuhi persyaratan untuk dipertandingkan pada ajang multi event tingkat provinsi.
Menurutnya, hingga saat ini squash sudah dipertandingkan dalam berbagai ajang olahraga besar, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Squash sudah dipertandingkan di Asian Games, SEA Games, bahkan di Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun di Riau sendiri, selama penyelenggaraan Porprov, cabang olahraga ini belum pernah dipertandingkan,” ujarnya Jumat 6 Maret 2026.
Rahmad menjelaskan, melihat perjalanan squash yang sudah masuk dalam berbagai ajang multi event tersebut, pihaknya menilai sudah saatnya cabang olahraga ini juga dipertandingkan di Porprov Riau.
Karena itu, Pengprov Squash Riau terus mendorong terbentuknya pengkot dan pengcab di daerah agar persyaratan administrasi untuk mengikuti Porprov dapat terpenuhi.
“Dari berbagai multi event, hampir semuanya sudah diikuti oleh squash. Hanya Porprov di Riau saja yang belum. Karena itu kita berupaya agar cabang olahraga ini bisa dipertandingkan,” katanya.
Ia menambahkan, para atlet squash Riau juga telah menunjukkan berbagai prestasi yang membanggakan di sejumlah kejuaraan. Dengan capaian tersebut, pihaknya berharap keberadaan squash dapat semakin mendapat perhatian dan kesempatan untuk tampil di ajang Porprov.
Rahmad berharap dengan pembentukan kepengurusan di kabupaten dan kota, cabang olahraga squash dapat berkembang lebih luas di Riau sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang berprestasi.