Pengurus NPCI Riau Koordinasi Kepemimpinan ke pusat

  • 23 Feb 2026 17:56 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kepergian Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Riau, Jaya Kusuma, menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar NPCI Riau dan masyarakat olahraga disabilitas di Provinsi Riau. Duka mendalam tak hanya dirasakan para atlet dan pengurus, tetapi juga seluruh pihak yang selama ini berjuang bersama memajukan prestasi olahraga paralimpik di daerah.

Sekretaris NPCI Riau, Indra Warman, mengungkapkan bahwa secara organisasi terdapat mekanisme yang akan dijalankan pascawafatnya ketua definitif. Biasanya, kata dia, kepemimpinan akan diambil alih oleh sekretaris untuk sementara waktu dengan masa transisi maksimal enam bulan.

“Biasanya langsung diambil alih oleh sekretaris dalam jangka waktu enam bulan. Jika memang harus ada pemilihan ketua baru, maka akan dilakukan pemilihan ulang. Namun keputusan itu tetap bergantung pada NPC pusat,” ungkapnya Senin 23 Februari 2026.

Indra menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengurus pusat guna memastikan langkah yang harus ditempuh agar roda organisasi tetap berjalan tanpa hambatan.

“Setelah ini kemungkinan besar kami akan bertanya ke pusat terkait permasalahan ini agar tidak berlarut-larut. Karena ini juga menyangkut persoalan anggaran NPCI tahun 2026,” ujarnya.

Menurutnya, kepastian struktur kepemimpinan sangat penting untuk menjamin kelancaran program pembinaan atlet serta realisasi anggaran yang telah direncanakan. NPCI Riau berharap arahan dari pusat segera diperoleh sehingga transisi kepemimpinan dapat berjalan sesuai aturan organisasi dan tidak mengganggu persiapan atlet menghadapi berbagai agenda kejuaraan mendatang.


Rekomendasi Berita