Minim Kompetisi, Sepak Bola Sulteng Perlu Dukungan
- 28 Jan 2026 10:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Perkembangan sepak bola di Sulawesi Tengah dinilai terus mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, upaya melahirkan pemain profesional yang berkualitas masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.
Pengamat sepak bola Sulawesi Tengah, Syamsuddin S.S., M.Si, menyebut bahwa pemain profesional tidak bisa lahir secara instan. Menurutnya, diperlukan proses pembinaan yang terstruktur dan berjenjang sejak usia dini.
Pembinaan ideal seharusnya dapat dimulai dari tingkat sekolah dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Pola ini dinilai penting agar proses pembentukan kemampuan dan karakter pemain berjalan matang.

Selain pembinaan, kompetisi aktif juga menjadi faktor penting dalam mengasah kemampuan pemain. Ia menilai turnamen harus diperbanyak agar pemain, baik usia dini maupun dewasa, memiliki jam terbang yang cukup.
Namun demikian, penyelenggaraan kompetisi masih menghadapi kendala, terutama dari sisi pendanaan. Sepak bola merupakan olahraga yang membutuhkan biaya besar untuk menggelar turnamen secara rutin.
“Kita membutuhkan dukungan dari berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap sepak bola,” ujar Syamsuddin di program Fokus Kita RRI Pro 1 Palu.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat dibutuhkan demi kemajuan sepak bola daerah. Pembinaan berjenjang yang berjalan seiring dengan kompetisi aktif akan melahirkan pemain-pemain sepak bola yang berkualitas, dengan dukungan yang kuat, sepak bola Sulawesi Tengah dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh.