Seribuan Atlet Siap Berlaga Pada Pencak Silat Militer Pangdam XXIII/Palaka Wira
- 02 Feb 2026 11:23 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komando Daerah Militer (Kodam) XXIII/Palaka Wira menggelar Open Tournament Pencak Silat Militer Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira. Pembukaan Ajang Pencak Silat tersebut berlangsung di Gelora Bumi Kaktus (GBK) pada Senin, 2 Februari 2026.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar yang diwakili Kepala Staf Kodam (Kasdam) Brigjen TNI Agus Sasmita yang ditandai dengan pemukulan gong. Turnamen yang berlangsung hingga 8 Februari 2026 ini diikuti oleh 1.247 atlet yang terbagi dari 11 Provinsi, serta 48 perguruan Pencak Silat.
Turnamen pencak silat ini mempertandingkan sejumlah kategori, yakni Open Tournament yang diikuti 916 atlet, Atlet Eksibisi 176 atlet, Atlet Usia Dini Praremaja 155 atlet. Turnamen ini diselenggarakan bertujuan untuk mempromosikan pencak silat sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa serta kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Kasdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita menyebut, pencak silat merupakan bagian dari warisan budaya yang harus dilestarikan.
“Pecak silat bukan sekedar olahraga bela diri, melainkan warisan leluhur yang mengandung nilai moral, disiplin dan jiwa kesatria yang harus dijaga dan dilestarikan,” ucapnya.
Melalui turnamen pencak silat militer ini ia berharap, dapat membentuk generasi muda yang kuat secara fisik dan mental. Selain itu turnamen ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat sebagai upaya dalam memperkuat kemanunggalan TNI.
“Turnamen ini diselenggarakan tidak hanya untuk mencari bibit unggul atlet pecah silat, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara TNI dan masyarakat guna memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.
Kepada para atlet Kasdam berpesan untuk terus menjunjung sportivitas serta mengutamakan keamanan dan keselamatan selama bertanding. Selain itu ia mendorong para atlet untuk menunjukkan kemampuan dari hasil latinhannya pada turnamen ini.
Kasdam menambahkan, para atlet juga diminta untuk menghormati keputusan wasit serta mematuhi seluruh peraturan yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Seluruh atlet harus menerima hasil pertandingan dengan sikap satria, kendalikan emosi dan patuhi seluruh peraturan yang berlaku. Sikap hormat terhadap wasit dan juri mencerminkan kedewasaan, disiplin serta kehormatan seorang pesilat sejati,” ujarnya.