Kejurda Anggar Wali Kota Palembang Jaring Atlet Berbakat

  • 26 Des 2025 23:31 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Puluhan atlet muda dari berbagai penjuru Sumatera Selatan ikut meramaikan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Anggar Piala Wali Kota Palembang yang berlangsung pada 26-28 Desember 2025.

Kejuaraan ini bukan sekadar seremoni pembagian piala. Bagi para pengurus IKASI, ini adalah pernyataan sikap untuk merebut kembali takhta "Kiblat Anggar Indonesia" yang pernah disandang Sumatera Selatan dua dekade silam.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan, keseriusan adalah kunci utama jika ingin mencetak atlet kelas dunia. Ia melihat anggar bukan sekadar olahraga fisik, melainkan adu kecerdasan strategi.

"Olahraga anggar ini dibutuhkan strategi, kecepatan, kecangkasan, dan juga feeling yang kuat," ujar Ratu Dewa, dalam keterangannya kepada wartawan usai membuka secara resmi kejuaraan.

Dewa bermimpi melihat olahraga ini tidak lagi eksklusif, melainkan merakyat hingga ke bangku sekolah dasar. Ia menginstruksikan Dispora untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan guna melakukan sosialisasi masif di tingkat SD dan SMP di Palembang.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengcab IKASI Palembang, M Ali Ruben, mengungkapkan, turnamen di Jakabaring ini merupakan "pemanasan" menuju target yang lebih besar di tahun depan.

"Tahun depan sebenarnya kita akan mengadakan kejuaraan nasional anggar se-Indonesia. Hari ini kita lakukan pemanasan kejuaraan daerah yang diikuti oleh tujuh kabupaten/kota dengan 68 peserta," jelas Ruben.

Ruben optimistis, dengan kategori usia yang dimulai dari U-10 hingga U-20, regenerasi atlet tidak akan terputus. Targetnya jelas: Palembang siap menjadi tuan rumah Kejurnas 2026 yang akan diikuti seluruh provinsi.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Ketua Pengprov IKASI Sumsel, Lukman Ahmady, mengingatkan kembali memori kejayaan Sumsel yang pernah meraih medali dalam empat edisi PON berturut-turut.

"Kita akan membangkitkan kembali kejayaan yang pernah kita capai 20 tahun lalu. Terakhir di Riau, kita menjadi juara umum dan menjadi kiblat anggar Indonesia," kenang Lukman.

Melalui sinergi antara pembinaan usia dini dan dukungan infrastruktur di Jakabaring, Sumatera Selatan kini sedang menata jalan pulang menuju puncak prestasi anggar nasional. Denting pedang di akhir tahun 2025 ini menjadi awal dari ambisi besar di tahun-tahun mendatang.

Rekomendasi Berita