Hamilton dan Leclerc Alami Hasil Kontras untuk Ferrari di Shanghai

  • 13 Mar 2026 20:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Shanghai – Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, menunjukkan reaksi berbeda usai kualifikasi Sprint Grand Prix China 2026. Hamilton mengaku puas dengan hasil yang didapat, sementara Leclerc menyesali masalah yang dialaminya pada lap penentuan.

Sesi kualifikasi balapan Sprint berlangsung di Sirkuit Internasional Shanghai, Tiongkok, pada Jumat, 13 Maret 2026 waktu setempat. Mercedes mengunci baris terdepan dengan menempatkan George Russell di posisi pertama dan Kimi Antonelli di urutan kedua.

Hamilton menempati posisi keempat di antara dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Sementara Leclerc harus puas memulai Sprint dari posisi keenam usai tertinggal tiga setengah persepuluh detik dari rekan setimnya.

“Saya sangat senang dengan sesi ini, tim saya telah melakukan pekerjaan luar biasa. Para insinyur bekerja fantastis memperbaiki mobil setelah sesi latihan yang cukup sulit,” ujar Hamilton.

Sebelumnya, Hamilton sempat kehilangan kendali mobil pada satu-satunya sesi latihan yang tersedia akhir pekan ini. Mobilnya sempat berputar di lintasan, namun masih bisa melaju kembali ke garasi.

“Secara umum, mobil terasa sangat baik, tetapi kami kehilangan banyak waktu di lintasan lurus. Kami harus bekerja keras di Maranello (pabrik Ferrari) untuk meningkatkan tenaga mesin,” kata Hamilton.

Juara dunia tujuh kali itu juga menilai rival sekaligus mantan timnya, Mercedes, telah melakukan pekerjaan fantastis musim ini. Ia menegaskan Ferrari harus meningkatkan performa untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

“Mercedes melakukan pekerjaan fantastis sehingga kami harus meningkatkan performa untuk menutup jarak tersebut. Mobil kami sebenarnya kompetitif di tikungan, tetapi kekurangan tenaga tetap menjadi kendala,” ujar pembalap asal Inggris itu.

Hamilton juga menanggapi keputusan Ferrari untuk melepas sayap belakang baru yang diuji pada latihan bebas pertama. Tim akhirnya kembali menggunakan spesifikasi yang dipakai pada balapan pembuka di Australia.

“Saya tidak benar-benar tahu mengapa kami kembali ke spesifikasi lama. Kami membawa komponen itu lebih cepat dari rencana dan mungkin terlalu dini digunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Leclerc mengaku sesi kualifikasi cukup membuatnya frustrasi. Ia sebelumnya mencatat waktu tercepat ketiga pada SQ2 sebelum turun ke posisi keenam di SQ3.

“Pertama ada masalah pada toggle. Kemudian saat saya mencatat lap bagus, saya kehilangan setengah detik di lintasan lurus belakang,” ujar Leclerc.

Pembalap asal Monako itu menegaskan timnya akan menganalisis penyebabnya dan memahami apa yang sebenarnya terjadi. Ia berharap mereka dapat menemukan solusi untuk balapan Sprint dan tampil lebih kompetitif.

“Pada sesi kualifikasi, Mercedes tampaknya masih selangkah lebih cepat dari kami. Namun saat balapan, kami biasanya lebih kompetitif, jadi saya masih berharap bisa bangkit besok,” kata Leclerc.

Rekomendasi Berita