BYD Diisukan Pertimbangkan Masuk F1, Akankah jadi Tim Baru?

  • 11 Mar 2026 15:28 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, diisukan sedang mempertimbangkan untuk terjun ke dunia balap Formula 1 (F1). Langkah ini disebut jadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan eksposur global, mengingat F1 memiliki pengaruh pasar yang begitu besar.

Menurut laporan Bloomberg, BYD tengah mengevaluasi beberapa opsi untuk masuk ke dunia motorsport. Termasuk Formula 1 dan FIA World Endurance Championship.

Jika rencana itu terwujud, BYD berpotensi jadi salah satu pendatang baru di jajaran tim F1. Apalagi, ajang balap itu sekarang sedang mengalami transisi regulasi yang meningkatkan porsi tenaga listrik dalam power unit mobil F1.

Dalam regulasi terbaru, sistem MGU-K dapat menghasilkan hingga sekitar 350 kW tenaga listrik, meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya yang hanya sekitar 120 kW. Artinya, hampir setengah dari tenaga mobil Formula 1 kini berasal dari sistem listrik yang dipadukan dengan mesin V6 turbo 1,6 liter.

Perubahan regulasi ini dianggap cocok dengan keahlian BYD yang selama ini dikenal sebagai salah satu produsen kendaraan listrik dan baterai terbesar di dunia. Teknologi dari lini kendaraan premium mereka, seperti sub-brand Yangwang, bahkan disebut berpotensi menjadi basis pengembangan teknologi balap jika perusahaan benar-benar masuk ke F1.

Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari BYD. Sehingga belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai detail rencana tersebut.

Kabar ini juga menimbulkan beragam respon publik mengenai akan seperti apa eksekusinya hingga apa urgensi dari wacana itu sendiri. Selain itu, beberapa pendapat juga mengatakan bahwa yang paling realistis dari rencana ini adalah sebatas kerja sama sponsor atau akuisisi saham tim.

Rekomendasi Berita