Formula E Kembali Bawa Fitur Pit Boost di Sirkuit Jarama

  • 09 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Madrid - Formula E mengumumkan fitur Pit Boost akan kembali digunakan pada balapan Madrid E-Prix 2026. Teknologi pengisian daya itu akan menjadi salah satu elemen strategi yang akan menemani para pembalap di Sirkuit Jarama, Madrid.

Selain jadi debut sirkuit tersebut di Formula E, ajang ini juga akan menandai penggunaan Pit Boost dalam format balapan tunggal (single-header). Sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya di seri mobil balap listrik ini.

Melansir laman resmi Formula E, Pit Boost merupakan fitur pit stop wajib yang memungkinkan mobil mendapatkan tambahan energi baterai di tengah balapan. Dalam proses ini, mobil akan berhenti di pit lane dan dihubungkan dengan perangkat pengisian cepat selama sekitar 30 detik, yang memberikan tambahan sekitar 10 persen energi baterai atau 3,85 kWh.

Pengisian ini menggunakan teknologi 'ultra-fast charging' dengan daya hingga 600 kW, jauh lebih tinggi dibanding pengisi daya kendaraan listrik biasa. Setelah proses selesai dan waktu minimum pit stop terpenuhi, mobil bisa kembali ke lintasan untuk melanjutkan balapan.

Setiap pembalap wajib melakukan Pit Boost di dalam pit satu kali selama balapan, tapi hanya dalam masa tertentu. Biasanya pit stop tersebut hanya boleh dilakukan saat tingkat energi baterai berada di kisaran misalnya antara 40 hingga 60 persen.

Penggunaan Pit Boost di Madrid nanti juga berkaitan dengan karakter Circuito del Jarama, yang menjadi salah satu trek terpanjang yang pernah digunakan Formula E yang mencapai 3,9 kilometer per lap. Dengan tambahan energi dari Pit Boost, pembalap dapat mendapatkan kecepatan lebih tinggi dan membuat balapan semakin kompetitif.

Selain itu, balapan Madrid E-Prix juga rencananya akan diperpanjang. Jumlah lap ditambah menjadi 23 lap yang awalnya hanya 21 lap.

Bagi Formula E, teknologi ini juga menjadi bagian dari konsep "race-to-road". Yaitu pengembangan teknologi kendaraan listrik di lintasan balap yang nantinya bisa diterapkan pada kendaraan listrik di jalan raya.

Rekomendasi Berita