Raptors Tumbangkan Pistons 119-108 di Toronto
- 16 Mar 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Toronto — Toronto Raptors meraih kemenangan 119-108 atas Detroit Pistons pada lanjutan musim reguler liga basket NBA, Senin 16 Maret 2026 pagi WIB. Pertandingan berlangsung di Scotiabank Arena dengan Raptors tampil konsisten sepanjang empat kuarter menghadapi perlawanan Pistons.
Raptors langsung menekan sejak awal pertandingan dengan mencetak 33 poin pada kuarter pertama. Pistons mencoba mengimbangi permainan dengan mencetak 32 poin pada periode pembuka pertandingan tersebut.
Memasuki kuarter kedua, kedua tim kembali bermain ketat dengan sama-sama mencetak 32 poin. Namun Raptors tetap memimpin pertandingan berkat keunggulan tipis yang mereka bangun sejak awal laga.
Momentum Raptors semakin terlihat pada kuarter ketiga setelah mereka mencetak 34 poin. Sebaliknya Pistons hanya mampu menambah 17 poin sehingga jarak skor semakin melebar.
Pada kuarter terakhir, Pistons berusaha mengejar ketertinggalan dengan mencetak 27 poin. Raptors tetap menjaga ritme permainan dan menutup laga dengan tambahan 26 poin.
Pemain Raptors Brandon Ingram menjadi pencetak angka terbanyak dalam pertandingan tersebut dengan 34 poin. Ia juga menambahkan empat tembakan tiga angka serta enam dari delapan lemparan bebas untuk membantu tim mengamankan kemenangan.
Kontribusi penting Raptors juga datang dari RJ Barrett yang mencetak 27 poin sepanjang pertandingan. Sementara Jakob Poeltl mencatat double-double dengan 21 poin dan 18 rebound bagi Raptors.
Di kubu Pistons, Cade Cunningham menjadi pemain paling produktif dengan torehan 33 poin. Ia juga mencatat sembilan assist dan empat rebound meski belum mampu membawa Pistons meraih kemenangan.
Selain Cunningham, Tobias Harris menambahkan 21 poin bagi Pistons dalam pertandingan tersebut. Sementara Jalen Duren turut menyumbang 20 poin dan sebelas rebound bagi tim tamu.
Kemenangan ini memperkuat posisi Raptors dalam persaingan wilayah Timur musim reguler NBA. Sebaliknya, Pistons harus menerima kekalahan setelah gagal mempertahankan konsistensi permainan terutama pada kuarter ketiga pertandingan.