KONI Kecam Keras Bentuk Kekerasan di Lingkungan Olahraga

  • 12 Mar 2026 17:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengecam keras segala bentuk kekerasan fisik maupun pelecehan yang terjadi di lingkungan olahraga. KONI menegaskan tidak ada ruang bagi tindakan kekerasan terhadap atlet yang selama ini telah berjuang mengharumkan nama Indonesia.

"Para atlet merupakan patriot olahraga yang telah berkorban demi meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Karena itu, setiap bentuk kekerasan terhadap atlet tidak dapat ditoleransi," kata Sekjen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Ade Lukman, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis (12/3/2026).

Ia mengatakan, perkembangan media sosial saat ini membuat berbagai kasus kekerasan di dunia olahraga semakin sulit ditutupi. Pihaknya mengapresiasi para atlet yang berani melaporkan adanya dugaan kekerasan maupun pelecehan yang mereka alami.

“Kami mengapresiasi atlet yang berani melaporkan adanya perilaku kekerasan. Ini penting agar persoalan bisa ditangani dan tidak terulang kembali,” katanya.

KONI juga mengimbau para pengurus cabang olahraga untuk lebih aktif mencegah terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan olahraga. Langkah pencegahan dinilai perlu dibahas secara serius oleh seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan keberpihakan negara pada sejumlah atlet cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Yakni yang menjadi korban kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik.

"Negara hadir melindungi para atlet, kami berpihak pada korban dan mendukung penuh langkah Federasi Panjat Tebing Indonesia. Yaitu untuk mendampingi korban melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian agar diproses secara hukum sehingga korban mendapatkan keadilan," katanya.

Rekomendasi Berita