Menjadi Tuan Rumah PON 2028, PABSI NTB Bidik Juara Umum
- 01 Mar 2026 18:27 WIB
- Mataram
RRI CO.ID, Mataram – Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mengintensifkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional XXII yang akan digelar di Nusa Tenggara pada 2028 mendatang. Tidak hanya berstatus sebagai tuan rumah, PABSI NTB juga membidik pencapaian prestisius dengan menargetkan gelar juara umum pada cabang olahraga angkat besi.
Semangat membidik juara umum tersebut dimulai dengan melaksanakan Rapat Kerja Provinsi (Rakeprov) yang digelar di Mataram pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Ketua Pengprov PABSI NTB Karina De Vega mengatakan, Rekerprov itu menjadi wadah konsolidasi organisasi sekaligus mematangkan strategi pembinaan atlet. Selain itu Ia menegaskan bahwa penguatan internal terus dilakukan agar NTB benar-benar siap tampil dominan di kandang sendiri.
“Alhamdulillah PABSI NTB akan menjadi tuan rumah pada gelaran PON 2028. Sehingga kami lebih mempersiapkan baik secara organisasi, maupun atlet, dan kesiapan-kesiapan lainnya, karena harus kita benar-benar menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya.

Selain membahas terkait Strategi PON, pada Rakeprov tersebut juga membahas tentang persiapan PABSI NTB dalam mensukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Menurut De Vega, telah ada 8 kabupaten/kota yang sudah siap berkontribusi, pihaknya kini tinggal merampungkan pembentukan kepengurusan di dua kabupaten.
"Yang belum terbentuk itu Kabupaten Dompu dan Sumbawa. Mudah-mudahan dalam bulan ini bisa segera terbentuk, sehingga semua kabupaten/kota di NTB bisa mengirimkan atletnya," kata De Vega.
Selain itu, untuk mendongkrak prestasi, PABSI NTB juga mengambil langkah berani dengan mendatangkan atlet-atlet berprestasi dari luar daerah. Sebanyak enam atlet potensial direkrut dari sejumlah provinsi, seperti Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Jambi, guna memperkuat skuad NTB.
Meski demikian, pembinaan atlet lokal tetap menjadi prioritas. Empat atlet asli NTB, terdiri dari dua atlet putra dan dua putri, terus dipersiapkan secara intensif agar mampu bersaing dan menyumbangkan medali emas.
“Kami juga merekrut pelatih nasional yang merupakan legenda angkat besi Indonesia, Sori Enda Nasution, untuk meningkatkan kualitas pembinaan,” ucapnya.
Tak hanya itu, PABSI NTB telah memulai pemusatan latihan daerah (Pelatda) mandiri sejak pertengahan 2025. Para atlet mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari tempat tinggal, asupan nutrisi terkontrol, hingga pendampingan tenaga medis. Program latihan dirancang mengacu pada standar pelatihan nasional.
Langkah progresif tersebut mendapat apresiasi dari KONI NTB. Wakil Ketua KONI NTB Agus Suharyan dalam sambutannya menilai keseriusan PABSI NTB menjadi contoh bagi cabang olahraga lain dalam mempersiapkan diri menghadapi PON 2028.
“Terobosan yang dilakukan PABSI NTB sangat bagus. Cabor memang membutuhkan kepemimpinan yang berani dan total dalam melakukan pembinaan atlet,” ujarnya.
Dengan persiapan lebih awal dan dukungan sumber daya yang matang, peluang NTB untuk berjaya di cabang angkat besi pada PON 2028 semakin terbuka lebar. PABSI NTB pun optimistis mampu mengharumkan nama daerah sekaligus membuktikan diri sebagai kekuatan baru angkat besi nasional.