Christmas Cup Malinau Berakhir, DPUPR-PERKIM Boyong Trofi Prestasi
- 01 Jan 2026 13:16 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Turnamen tahunan Christmas Cup ke-26 Kabupaten Malinau Tahun 2025 ditutup pada Rabu (31/12/2025), setelah berlangsung selama hampir satu bulan sejak dibuka pada 8 Desember 2025 di Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat.
Tim DPUPR-PERKIM berhasil membawa pulang trofi juara pertama untuk cabang sepak bola kategori prestasi, setelah berhasil mengalahkan Semaring A FC di partai puncak melalui raihan skor 3-2. Pada posisi juara tiga, Buduk Batu FC bermain intens, hingga akhirnya mengungguli Setkab FC dengan skor 4-1.
Ketua Panitia Christmas Cup ke-26, Akun Apri Folin, mengatakan kompetisi olahraga ini menjadi wadah mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat dalam momentum perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Christmas Cup ini merupakan tradisi tahunan masyarakat yang bertujuan membangun kebersamaan, menumbuhkan sportivitas, serta memberi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga,” ujar Akun April Folin kepada RRI.

Christmas Cup ke-26 mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni sepak bola dan bola voli, dengan total 79 tim yang berpartisipasi. Cabang sepak bola kategori prestasi diikuti 39 tim, kategori U-45 sebanyak 10 tim, serta 30 tim dari cabang bola voli.
Menurut Akun, selama pelaksanaan turnamen, seluruh pertandingan berlangsung dengan aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai fair play. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar hingga penutupan.

“Mulai dari Pemerintah Kabupaten Malinau, Pemerintah Desa Tanjung Lapang, para sponsor dan donatur, panitia, wasit, hingga seluruh masyarakat. Kami menyadari masih ada keterbatasan dalam pelaksanaan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf,” tuturnya.
Panitia berharap semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas yang terbangun selama pelaksanaan Christmas Cup ke-26 dapat terus terjaga dan menjadi modal sosial bagi masyarakat Kabupaten Malinau, meskipun rangkaian turnamen tahun ini telah berakhir.