Marcos Santos Soroti Babak Pertama yang Menjadi "Penyakit" Arema FC
- 07 Mar 2026 06:33 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tidak menutup mata terhadap penampilan kurang maksimal anak asuhnya saat berhadapan dengan Bali United. Meski akhirnya takluk dengan skor 4-3 di Stadion Kanjuruhan, ia memilih untuk menyoroti secara spesifik kelemahan tim yang dinilai menjadi akar permasalahan, yaitu performa di babak pertama.
Pola kebobolan di awal laga sudah terjadi dalam beberapa pertandingan terakhir. Lawan selalu bisa mencetak gol cepat yang membuat Arema FC kesulitan mengembangkan permainan.
"Penampilan kami di babak pertama kurang. Ini menyulitkan. Di babak kedua kami bisa bermain bagus, tetapi kami tidak boleh terus-terusan tertinggal lebih dulu," ujar Santos dalam sesi konferensi pers usai laga.
Saat melawan Borneo FC, gawang Arema FC kebobolan pada menit ke-7, 26, dan 42. Saat melawan Madura United, gol lawan tercipta pada menit ke-45+1, tepat sebelum jeda. Rentetan kejadian ini mengindikasikan adanya masalah fokus dan konsistensi yang harus segera dicarikan solusi.
"Kami harus siap dan fokus untuk mengembalikan mental pemain. Bukan hanya fisik, tetapi bagaimana mereka tetap berkonsentrasi penuh sejak menit pertama hingga wasit meniup peluit panjang nanti," tegasnya.
Pelatih berusia 49 tahun itu menargetkan perbaikan menyeluruh, tidak hanya pada lini belakang tetapi juga transisi permainan. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini bersifat penting untuk mendongkrak posisi Arema FC di klasemen BRI Super League. Arema kini terjerembab di posisi 11 klasemen. Sedangkan, Bali United naik ke posisi 9.