PSM Kalah di GBH, Ini Ulasan Bung Kus
- 15 Feb 2026 10:00 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - PSM Makassar harus merasakan hasil pahit didepan publik sendiri usai kalah dari tamunya Dewa United dengan skor 0-2 pada pertandingan di Gelora BJ Habibie, Sabtu, 14 Februari 2024. Dua Gol tim tamu diciptakan Vinicius Duarte dan Alex Martin.
Menanggapi Kekalahan tim Juku eja pengamat bola M Kusnaeni kepada RRI mengatakan Kekalahan PSM Makassar merupakan kejutan. Ini dikarenakan PSM bertindak sebagai tuan rumah memburu kemenangan untuk menghentikan tren yang tidak terlalu positif dalam beberapa pertandingan terakhir.
"PSM menyadari betul bahwa mereka butuh hasil positif, tapi justru hari ini harus kembali mengakui kekalahan dan artinya dalam sepuluh pertandingan terakhir sekarang ini PSM hanya dua kali meraih kemenangan. Ini bukan hasil yang membanggakan tentunya bagi sebuah tim yang di awal musim termasuk salah satu yang difavoritkan untuk bersaing di papan atas," Ujar Kusnaeni.
Pada laga tersebut, tim pemain PSM Victor Luis juga menerima kartu merah menit 76 usai melanggar Ricky Kambuaya. Kartu merah tersebut ungkap Kusnaeni menjadi yang ketiga dalam lima pertandingan terakhir.
"PSM mengalami kekalahan di babak kedua sesudah kehilangan satu pemainnya yang kena kartu merah. Dalam lima laga terakhir saya mencatat PSM ini sudah tiga kali mendapatkan kartu merah yang menjadi salah satu penyebab hasil-hasil negatif di beberapa pertandingan terakhir," ucap Bung Kus sapaan akrabnya.
Lanjut Kusnaeni, kedisiplinan harus diperbaiki oleh pemain PSM agar di pertandingan-pertandingan selanjutnya bisa tampil lebih baik lagi. Di samping itu juga pelatih Thomas Doll juga harus memperbaiki kinerja tim, harus memperbaiki kualitas permainan l yang di beberapa pertandingan terakhir kelihatan agak kurang berkembang.
"Pemain-pemain kurang mampu menerjemahkan keinginan pelatih, game plan yang disiapkan oleh pelatih sehingga permainan PSM cenderung kurang bisa membongkar pertahanan lawan. Mudah dibaca oleh lawan dan pada akhirnya menghadapi kesulitan untuk penyelesaian akhir," ucap Kusnaeni
Dikatakan PSM masih memiliki waktu untuk memperbaiki kinerja tim meski wsemakin mepet. Salah satu yang dinilai paling utama yang harus diselesaikan adalah komunikasi.
"ini harus diperbaiki komunikasi antara pemain dengan pemain, pelatih dengan pemain, dan pemain tentunya dengan jajaran manajemen. Dengan suporter juga supaya suasana tim dapat kembali harmonis yang dampaknya diharapkan nanti bisa membawa pengaruh positif terhadap penampilan tim di lapangan," kata Bung Kus.