PB PSTI Mulai Pelatnas Takraw Nasional

  • 04 Mar 2026 21:24 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Jakarta — Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) mulai mempersiapkan program pemusatan latihan nasional atau pelatnas sebagai langkah awal pembentukan tim terbaik menuju Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jepang pada akhir tahun mendatang, dengan target meningkatkan daya saing atlet sejak tahap persiapan paling dasar. Persiapan tersebut dilakukan lebih dini karena pengurus menilai pembentukan tim nasional tidak dapat dilakukan secara instan.

Proses latihan membutuhkan perencanaan terukur, penguatan fisik, pembinaan mental bertanding, serta penyelarasan taktik permainan agar para atlet memiliki standar performa yang merata ketika tampil di level internasional. Sekretaris Jenderal PB PSTI, Nukhrawi Nawir, saat dihubungi Radio Republik Indonesia pada Selasa, 3 Maret 2026, menjelaskan bahwa pelatnas akan dipusatkan di Jakarta sebagai lokasi strategis dengan fasilitas latihan yang memadai, sekaligus memudahkan koordinasi pelatih, tim medis, serta pengurus dalam memantau perkembangan atlet setiap hari.

Menurutnya, training camp tidak hanya berisi sesi latihan rutin, tetapi juga evaluasi berkala melalui uji tanding internal, simulasi pertandingan, serta analisis performa berbasis data. Pendekatan ini diharapkan mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan atlet sehingga perbaikan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

“Pelatnas ini bukan sekadar kumpul dan latihan biasa, melainkan proses pembentukan karakter juara, kedisiplinan, serta kekompakan tim. Kami ingin atlet memahami bahwa mereka membawa nama bangsa,” ujar Nukhrawi dalam wawancara tersebut, menegaskan pentingnya mentalitas profesional selama masa pembinaan.

Melalui persiapan menyeluruh tersebut, PB PSTI berharap tim nasional sepak takraw Indonesia mampu tampil lebih konsisten, tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi benar-benar bersaing memperebutkan podium tertinggi dan mengembalikan reputasi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama takraw di kawasan Asia.

Rekomendasi Berita