Christian Horner: Sebuah Kehormatan Menjadi Bagian Era Motorsport

  • 10 Jul 2025 14:17 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Minggu ini menjadi momen penting dalam dunia Formula 1, ketika Christian Horner resmi mengakhiri perjalanannya sebagai CEO dan Team Principal Oracle Red Bull Racing. Setelah dua dekade memimpin salah satu tim paling dominan dalam sejarah F1, Horner menyampaikan pesan emosional lewat akun Instagram resminya.

Dalam unggahan perpisahan tersebut, Horner menulis:

“Setelah perjalanan luar biasa selama 20 tahun bersama, hari ini dengan berat hati saya mengucapkan selamat tinggal kepada tim yang sangat saya cintai. Merupakan sebuah kehormatan menjadi bagian dan memimpin tim luar biasa ini. Saya sangat bangga atas pencapaian kolektif kita bersama.”

Lebih lanjut, ia menambahkan:

“Terima kasih kepada seluruh mitra luar biasa dan para penggemar yang telah memungkinkan kami untuk terus balapan. Begitu juga dengan para rival kami—tanpa mereka, tidak akan ada arti dari balapan itu sendiri. Merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari era luar biasa dalam dunia motorsport ini.”

Pernyataan tersebut datang hanya beberapa jam setelah Red Bull Racing secara resmi mengumumkan pemberhentiannya, yang disebut sebagai bagian dari restrukturisasi internal tim. Keputusan ini menandai akhir dari masa kepemimpinan Horner, yang dimulai sejak Red Bull masuk ke dunia F1 pada tahun 2005.

Di bawah arahan Horner, Red Bull Racing menorehkan prestasi luar biasa: enam gelar Konstruktor dan delapan gelar Juara Dunia Pembalap—empat diraih bersama Sebastian Vettel (2010–2013), dan empat lainnya bersama Max Verstappen (2021–2024). Horner dikenal sebagai salah satu pemimpin paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah Formula 1 modern.

Meski begitu, kepergian Horner disebut sebagai bagian dari “arah baru” tim menjelang perubahan regulasi besar pada musim 2026. Red Bull juga mengumumkan siapa pengganti definitifnya, Laurent Mekies dikabarkan akan mengambil peran CEO dan untuk Tim Prinsipal akan diduduki oleh Alan Permane.

Kepergian Christian Horner menutup salah satu babak paling sukses dalam sejarah Red Bull Racing. Namun, seperti yang ia sampaikan, warisan dan dedikasinya terhadap dunia motorsport akan selalu dikenang.

“Saya meninggalkan tim ini dengan penuh rasa bangga dan rasa terima kasih yang mendalam. Masa depan Formula 1 sangat cerah, dan saya akan terus menjadi bagian dari komunitas olahraga ini dalam cara yang berbeda,” tutup Horner dalam unggahan terakhirnya.

Rekomendasi Berita