Hamilton: Mobil Terasa Berbeda Saat Hujan

  • 17 Mar 2025 11:27 WIB
  •  Madiun

KBRN, Melbourne: Lewis Hamilton memulai babak baru dalam kariernya bersama Ferrari dengan langkah yang kurang mulus pada balapan pembuka Formula 1 musim 2025 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, pada Minggu, 16 Maret 2025. Dalam balapan yang diguyur hujan, pembalap berusia 40 tahun ini hanya mampu finis di urutan kesepuluh, jauh dari ekspektasi setelah kepindahannya yang mencuri perhatian dari Mercedes ke tim legendaris asal Italia tersebut. Kondisi lintasan yang basah dan tak terduga menjadi ujian berat bagi Hamilton, yang masih mencoba memahami karakter mobil Ferrari SF-25 di musim pertamanya bersama tim.

Hujan yang turun sepanjang balapan mengacaukan strategi tim dan menuntut adaptasi cepat dari para pembalap. Bagi Hamilton, ini adalah pengalaman pertama mengendarai mobil Ferrari dalam kondisi hujan kompetitif, dan ia merasakan perbedaan signifikan dibandingkan mobil Mercedes yang telah ia kendarai selama bertahun-tahun. Dalam wawancara pasca-balapan dengan ESPN, Hamilton berbagi pengalamannya dengan jujur, “Saya merasa seperti berada di ujung tanduk hari ini - semuanya serba baru, sejak pertama kali saya mengendarai mobil ini di tengah hujan, mobil ini berperilaku jauh berbeda dengan apa yang saya alami di masa lalu, power unit, semua fungsi kemudi - semua hal dilemparkan kepada Anda dan Anda mencoba menyulapnya.” ucap Hamilton.

Keputusan strategi Ferrari untuk menunda pergantian ban saat hujan mulai turun sempat memberikan harapan bagi Hamilton untuk merangsek ke posisi yang lebih baik. Namun, ketika lintasan semakin licin, ia kesulitan mengendalikan mobil dan kehilangan banyak waktu. “Mereka bilang hujan akan berhenti sebentar dan lintasan akan segera kering, jadi saya bertahan. Tapi ternyata hujan kembali turun lebih deras, dan kami tidak siap untuk itu,” ungkap Hamilton dalam wawancara yang sama.

Kurangnya keselarasan dengan tim pit, ditambah proses adaptasi dengan insinyur balap barunya, Riccardo Adami, membuatnya gagal memanfaatkan peluang di balapan yang didominasi oleh McLaren dan Red Bull. Meski hasilnya mengecewakan, Hamilton menunjukkan sikap realistis sekaligus optimis. Ia mengakui bahwa hubungannya dengan Adami masih dalam tahap pengembangan dan akan membaik seiring dengan balapan yang akan dijalani ke depan.


Rekomendasi Berita