Gubernur NTT Terima Audiensi PB GABSI Bahas PON

  • 05 Mar 2026 13:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi jajaran Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) di Ruang Kerja Gubernur Kamis 5 Maret 2026. Pertemuan tersebut membahas usulan keikutsertaan cabang olahraga bridge pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

Audiensi dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal PB GABSI, Hery Maulana. Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pengurus PB GABSI yakni Taufik Asbi (Bidang Teknik dan Kepelatihan), John da Costa, Sem Adu, Aleks Dardana, Ricky Hawaii, serta Arsena Adu. Sementara itu, Gubernur NTT didampingi Staf Ahli Gubernur Linus Luis yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Hery Maulana menyampaikan maksud kedatangan pihaknya untuk mengusulkan secara langsung kepada Pemerintah Provinsi NTT agar cabang olahraga bridge dapat dipertandingkan pada PON XXII tahun 2028. Ia menjelaskan bahwa bridge merupakan cabang olahraga yang sudah rutin dipertandingkan pada ajang internasional seperti SEA Games dan Asian Games.

Menurutnya, PB GABSI tidak hanya ingin sekadar berpartisipasi dalam ajang PON 2028, tetapi juga berkomitmen memberikan prestasi bagi kontingen NTT. Hery bahkan menyatakan optimisme bahwa cabang olahraga bridge mampu menyumbangkan tiga medali emas dari sembilan nomor pertandingan yang direncanakan.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa olahraga bridge tidak memerlukan fasilitas atau anggaran yang besar karena dapat dipertandingkan di berbagai tempat yang sederhana. Hal tersebut, menurutnya, dapat menjadi pertimbangan agar cabang olahraga ini diikutsertakan dalam PON 2028.

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut baik rencana tersebut. Ia meminta agar usulan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Gubernur juga mendorong agar olahraga bridge dapat lebih dikenal masyarakat melalui penyelenggaraan turnamen secara rutin di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan minat masyarakat sekaligus menjadi sarana pembinaan atlet bridge di NTT.

Rekomendasi Berita