Leclerc Puas Ferrari Tampil Kuat di Australia, P3 Sudah Pencapaian yang Maksimal
- 11 Mar 2026 10:23 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Ferrari membuka musim F1 2026 dengan hasil podium melalui Charles Leclerc di Grand Prix Australia. Meski hanya finish di posisi ketiga (P3), pembalap asal Monako itu menilai hasil tersebut sudah menjadi capaian maksimal bagi timnya pada balapan pembuka.

Charles Leclerc sempat memberikan harapan besar bagi Ferrari setelah melakukan start luar biasa dari posisi keempat (P4). Ia langsung melesat ke posisi pertama (P1), menyalip George Russell yang memulai balapan dari pole position (P1).

Beberapa lap awal menjadi salah satu momen paling menarik dalam balapan tersebut. Charles Leclerc dan George Russell saling bertukar posisi di depan, menghadirkan duel ketat yang membuat persaingan memperebutkan pimpinan lomba berlangsung sangat intens.

Namun dinamika balapan berubah ketika Virtual Safety Car (VSC) pertama dikeluarkan akibat mobil Isack Hadjar berhenti di lintasan. Mercedes memanfaatkan situasi tersebut dengan memanggil George Russell dan Kimi Antonelli masuk pit lebih awal.

Ferrari justru memilih mempertahankan Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di lintasan dengan harapan memperoleh keuntungan strategi. Keputusan serupa juga diambil saat Virtual Safety Car (VSC) kedua muncul karena insiden Valtteri Bottas.

Strategi tersebut pada akhirnya tidak berjalan sesuai harapan. Setelah pit stop dilakukan, kedua mobil Ferrari justru keluar lintasan di belakang Mercedes yang telah lebih dahulu mengganti ban.

Tanpa pit stop tambahan dari Mercedes hingga akhir balapan, Charles Leclerc tidak memiliki peluang untuk kembali menyerang posisi terdepan. Ia pun mengakhiri lomba di posisi ketiga (P3), sementara George Russell memenangi balapan dengan Kimi Antonelli finis kedua (P2).

Bagi Charles Leclerc, hasil ini tetap memberikan sinyal positif bagi Ferrari. Ia melihat mobil timnya memiliki kecepatan balapan yang cukup kompetitif, bahkan lebih baik dibandingkan performa mereka di sesi kualifikasi. Namun ia juga mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait setelan mobil yang menurutnya belum berada pada konfigurasi terbaik selama balapan berlangsung.

Dengan musim yang masih sangat panjang, Charles Leclerc menegaskan bahwa kunci perebutan gelar juara dunia terletak pada kemampuan tim mengembangkan mobil secara konsisten sepanjang tahun.