Komitmen dan Konsistensi Atlet Disabilitas Kediri Raih Prestasi

  • 14 Feb 2026 20:28 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri — Komitmen dan konsistensi menjadi fondasi utama yang mengantarkan atlet disabilitas di Kabupaten Kediri terus menorehkan prestasi di berbagai ajang olahraga.

Melalui disiplin latihan dan semangat pantang menyerah, para atlet di bawah naungan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kediri membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi pencapaian prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Salah satu atlet yang mencerminkan semangat tersebut adalah Ilham Zam Zami, atlet cabang atletik lari yang bergabung dengan NPCI Kabupaten Kediri sejak 2023.

Kepada RRI ia mengatakan, sejumlah prestasi yang sudah berhasil diukir, di antaranya dua medali emas pada nomor lari 100 meter dan 200 meter dalam Perparprov 2023, serta kembali meraih emas pada nomor lari 200 meter di Keparprov 2025.

Menatap Keparprov 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang, Ilham kini memfokuskan persiapan untuk menjaga performa terbaiknya. Ia menjalani latihan rutin lima kali dalam sepekan dengan penekanan pada peningkatan stamina dan kedisiplinan.

Menurut Ilham, pola latihan dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui klub, namun tetap berada dalam pendampingan NPCI Kabupaten Kediri.

“Persiapan saat ini lebih diarahkan pada konsistensi latihan dan menjaga kondisi fisik. Latihan bisa dilakukan sendiri atau bersama klub, tetapi tetap mendapat pengawasan dan arahan dari pelatih,” jelasnya, saat diwawancarai RRI, Sabtu, 14 Februari 2026.

Selain berkiprah di cabang atletik, Ilham juga bercerita, bahwa dirinya aktif sebagai atlet Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia. Ia tergabung dalam Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Surabaya dan sempat mengikuti ajang Japan International Challenge Cup 2025 di Jepang. Dalam turnamen tersebut, tim nasional berhasil menempati posisi keempat.

“Pengalaman di level internasional menjadi bekal penting. Ke depan, masih ada beberapa agenda turnamen sepak bola amputasi. Event terdekat masih tingkat daerah rencana berlangsung di Malang pada pertengahan 2026. Ada Piala Bupati dan Piala Kapolresta,” kata Ilham.

Ilham juga menyampaikan pesan kepada penyandang disabilitas lainnya agar tidak ragu untuk mengembangkan potensi diri. Ia menilai kepercayaan diri dan kemauan kuat menjadi kunci utama dalam meraih prestasi.

“Jangan merasa terbatas oleh kondisi. Selama ada tekad dan semangat untuk berusaha, peluang untuk berprestasi akan selalu terbuka,” ucapnya, memberi motivasi.

Rekomendasi Berita