Persaingan Ketat Warnai Gorontalo Swimming Championship 2026

  • 30 Jan 2026 17:58 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Perolehan medali pada pelaksanaan Gorontalo Swimming Championship Indonesia Timur Tahun 2026 berlangsung dengan persaingan yang sangat ketat. Kejuaraan renang bergengsi ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dari wilayah Indonesia Timur dan digelar di Kolam Renang Lahilote, Kota Gorontalo.

Kejuaraan yang telah memasuki hari ketiga sekaligus hari terakhir ini menyajikan pertandingan sengit di setiap nomor yang diperlombakan. Hingga hari kedua pelaksanaan, Klub Renang Pinguin Akuatik Gorontalo berhasil meraih sejumlah medali, baik emas, perak, maupun perunggu.

Pelatih Klub Renang Pinguin Akuatik Gorontalo, Fredrik Hout Taghulihi, saat ditemui RRI di sela-sela perlombaan menyampaikan bahwa pada kejuaraan kali ini pihaknya berupaya tampil secara maksimal dengan menargetkan menjadi salah satu klub terbaik.

Menurut Fredrik, atlet-atlet yang ambil bagian dalam Gorontalo Swimming Championship merupakan perenang pilihan dari masing-masing daerah. Hal tersebut membuat setiap nomor lomba berlangsung ketat dan kompetitif.

“Persaingan di setiap nomor sangat ketat karena yang turun adalah atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia Timur,” ujarnya.

Fredrik juga mengungkapkan bahwa pada kejuaraan ini, Klub Renang Pinguin Akuatik Gorontalo menurunkan atlet dari berbagai kategori, mulai dari pemula, junior, hingga senior.

Fredrik berharap kejuaraan renang seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten di Gorontalo. Menurutnya, kejuaraan ini sangat penting sebagai ajang evaluasi bagi atlet maupun pelatih, sekaligus menjadi alat ukur hasil dari program latihan yang selama ini dijalankan.

Diketahui, Gorontalo Swimming Championship Indonesia Timur Tahun 2026 diselenggarakan oleh Pengurus Akuatik Provinsi Gorontalo dan memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Gorontalo.

Kejuaraan ini diikuti oleh 213 atlet renang yang berasal dari lima provinsi, yakni Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat, sekaligus menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet renang di kawasan Indonesia Timur.

Rekomendasi Berita