TVRI NTT Siap Siarkan Gratis Piala Dunia 2026

  • 02 Feb 2026 11:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 secara gratis melalui jalur Free-to-Air (FTA). Komitmen ini dilakukan agar masyarakat di seluruh wilayah NTT, termasuk daerah pelosok, dapat menikmati ajang sepak bola dunia tersebut.

Kepala Stasiun TVRI NTT, Jefri, mengatakan, tantangan utama saat ini terletak pada kesiapan infrastruktur penyiaran digital. Menurutnya, pembenahan pemancar menjadi fokus utama mengingat sistem siaran telah beralih dari analog ke digital.

“Persiapan kami sebenarnya di infrastruktur yang sangat berat sekarang ini. Kita nontonnya dari terestrial, berarti menggunakan pemancar yang ada di seluruh kabupaten di NTT. Kami memiliki sekitar 19 pemancar, namun yang sudah digital baru 11, sisanya masih dalam proses migrasi setelah kebijakan Analog Switch Off (ASO),” kata Jefri dalam wawancara bersama RRI Labuan Bajo, Senin 2 Februari 2026.

Dirinya juga menjelaskan, luas wilayah NTT dan kondisi geografis yang beragam menyebabkan masih terdapat sejumlah daerah dengan keterbatasan sinyal atau blank spot. Untuk mengatasi hal tersebut, TVRI NTT menyiapkan langkah-langkah teknis guna memperluas jangkauan siaran digital.

“Secara teknis kami akan menurunkan Quam dari 35 menjadi 16 agar jangkauannya lebih luas. Saya berharap masyarakat di daerah yang ada pemancarnya bisa meninggikan atau mengarahkan antena menuju stasiun pemancar untuk mendapatkan kualitas digital yang sudah Full HD,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan, karakteristik siaran digital berbeda dengan sistem analog. Menurutnya, faktor penghalang seperti pepohonan dan bangunan dapat memengaruhi kualitas sinyal digital secara signifikan.

“Sistem digital itu menembak lurus, tidak seperti analog yang gelombangnya semakin lama semakin tipis. Jadi kalau terhalang pohon atau gedung, sinyal bisa langsung hilang. Maka dari itu, antena luar yang tinggi sangat disarankan,” ungkap Jefri.

Selain memastikan akses siaran, TVRI NTT juga berencana berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang hiburan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Harapan kita, Piala Dunia ini menjadi euforia bagi masyarakat untuk bergembira sekaligus meningkatkan perekonomian daerah. Kami sudah berkomunikasi dengan Pak Gubernur untuk membuat nonton bareng di kabupaten/kota. Dengan adanya kegiatan ini, pelaku UKM bisa ikut berjualan dan menambah pendapatan mereka,” katanya.

Diketahui, Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni hingga Juli 2026 dengan total 104 pertandingan. Masyarakat diimbau untuk melakukan pemindaian ulang (scan ulang) saluran pada televisi digital atau Set Top Box (STB) agar dapat mengakses siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport yang akan menayangkan pertandingan tersebut secara gratis.

Rekomendasi Berita