Evra Sentil Scholes dan Neville soal Kritik Pelatih

  • 09 Mar 2026 17:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Legenda Manchester United, Patrice Evra, melontarkan komentar tajam terhadap dua mantan rekan setimnya, Paul Scholes dan Gary Neville. Evra menilai bahwa meskipun keduanya adalah legenda besar sebagai pemain, rekam jejak mereka sebagai manajer tidak cukup kuat untuk terus melontarkan kritik keras terhadap pelatih lain.

Seperti diketahui sebelumnya, Scholes dan Gary Nevill mememberikan kritik tajam kepada Michael Carrick yang saat ini tengah menjalani misi sebagai manajer interim di Manchester United. Kritik tersebut kemudian memicu respon dari Evra yang merasa komentar para pundit terkadang terlalu keras.

Evra menyoroti bagaimana komentar dari para mantan pemain yang kini menjadi pundit atau analis sepak bola bisa memiliki dampak besar terhadap karir seorang manajer. Menurutnya, kritik yang datang dari figur besar yang pernah menjadi ikon klub sering kali langsung memengaruhi opini publik.

Melansir dari unggahan Instagram @SPORTbible, Evra menyampaikan pandangannya secara terbuka mengenai hal tersebut. Ia menilai bahwa publik seharusnya juga mengingat bagaimana performa para legenda tersebut ketika mencoba berkarir sebagai manajer.

“Orang-orang tidak bisa melupakan apa yang telah mereka lakukan sebagai manajer. Sebagai pemain mereka adalah legenda, tetapi sebagai manajer mereka belum melakukan pekerjaan yang hebat,” ujar Evra.

Lebih lanjut, mantan bek kiri Manchester United itu menilai bahwa kritik yang terlalu tajam dari mantan pemain kadang terasa berlebihan. Apalagi jika komentar tersebut sampai memengaruhi citra atau kepercayaan publik terhadap seorang pelatih yang sedang bekerja.

“Jadi, bagi mereka untuk berbicara dan mungkin menghancurkan karir seorang manajer, itu agak berlebihan,” tegas Evra. Pernyataan Evra ini kembali memicu perdebatan di dunia sepak bola mengenai peran mantan pemain yang kini menjadi analis: apakah mereka harus tetap kritis tanpa kompromi, atau lebih berhati-hati karena pengaruh besar yang mereka miliki terhadap opini publik.

Rekomendasi Berita