3 Atlet NPCI Kuningan Borong 4 Emas di ASEAN Para Games 2026

  • 21 Feb 2026 12:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, setelah tiga atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) asal daerah tersebut sukses mengharumkan nama bangsa di ajang ASEAN Para Games ke-13 Tahun 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Dari tiga atlet yang dikirim, seluruhnya tampil gemilang dan berhasil menyumbangkan total empat medali emas untuk Indonesia.

Tiga atlet NPCI Kuningan yang berlaga di ajang internasional tersebut yakni Dheva Anrimusthi dari cabang para bulu tangkis, Hilman Wilastra dari cabang para angkat berat (powerlifting), serta Insan Nurhaida dari cabang para atletik. Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa atlet-atlet paralimpik asal daerah mampu bersaing di level ASEAN bahkan menunjukkan performa terbaik di tengah ketatnya persaingan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Asep Budi Setiawan, M.Si., mengaku sangat bangga atas capaian para atlet tersebut yang tidak hanya membawa nama daerah tetapi juga Indonesia di kancah internasional. “Saya sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata pasti sangat gembira, bukan hanya mewakili institusi tapi juga mewakili pemerintah daerah Kabupaten Kuningan, bahkan ini mewakili Indonesia karena ajang yang mereka ikuti bukan ajang nasional tapi sudah di tingkat ASEAN,” ujarnya dalam Podcast Lentera Inspirasi episode 17 pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Asep menambahkan, prestasi yang diraih para atlet paralimpik ini menunjukkan bahwa Kuningan memiliki bibit-bibit atlet potensial yang terus dibina secara konsisten di bawah naungan NPCI. “Terbukti dengan prestasi yang mereka raih itu menunjukkan bahwa Kuningan memiliki bibit-bibit atlet berprestasi, dan bukan hanya tahun ini saja karena pada tahun-tahun sebelumnya juga kami meraih capaian yang membanggakan seperti ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Kuningan periode 2025–2030, Wibawa Gumbira, S.Sos., M.Pd., menjelaskan bahwa pencapaian tersebut melalui proses panjang dan tidak instan, dimulai dari seleksi tingkat provinsi hingga nasional sebelum akhirnya mewakili Indonesia di ajang ASEAN. “Mereka mengikuti seleksi dulu di tingkat Provinsi Jawa Barat, kemudian mengikuti kejuaraan tingkat nasional dan akhirnya mewakili Indonesia, dan meskipun mereka sudah terbiasa berprestasi tapi pesaingnya di tingkat nasional sangat kompetitif sehingga alhamdulillah mereka tetap bisa bertahan dan menampilkan top performance,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menjaga semangat dan motivasi para atlet selama menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas). “Ini juga berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Disporapar, bahkan waktu Pelatnas Ibu Bupati mewakili Pak Bupati hadir menjenguk teman-teman yang sedang pemusatan latihan dan itu menjadi obat rindu ketika kangen keluarga karena didatangi oleh ibunya sendiri,” ujar Wibawa.

Dari total 135 medali yang diraih Tim Nasional NPCI Indonesia pada ASEAN Para Games ke-13, atlet asal Kuningan memberikan kontribusi signifikan dengan empat medali emas, yakni satu emas dari Hilman cabang angkat berat, satu emas dari Insan cabang atletik, serta dua emas dari Dheva cabang bulu tangkis. Capaian ini semakin menegaskan posisi Kuningan sebagai salah satu daerah penyumbang atlet paralimpik berprestasi yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di panggung olahraga internasional.

Rekomendasi Berita