Puluhan Prajurit TNI Adu Ketangguhan dalam Ujian PSM diadakan Kasjasdam XX TIB
- 05 Mar 2026 07:46 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Sebanyak 82 prajurit TNI dari berbagai satuan mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning yang digelar di Padepokan Pencak Silat Militer Kodim 0304/Agam, Kamis, 5 Maret 2026 pagi
Peserta ujian berasal dari sejumlah satuan di wilayah Korem jajaran Kodam XX Tuanku Imam Bojol (TIB), yakni; Kodim 0304/Agam, Kodim 0307/Tanah Datar, Zipur 2, Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti, Kodim 0306/50 Kota, serta Kodim 0310/Sijunjung.


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ketangkasan Jasmani Komando Daerah Militer Tuanku Imam Bonjol melalui Kasjasdam XX/TIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Paur Kasjasdam XX/TIB Lettu Kav Tommy yang juga bertindak sebagai Tim Asistensi Jasdam Aswas XX/TIB mewakili Dankasjasdam XX/TIB.

Ujian kenaikan tingkat tersebut turut disaksikan oleh Kasdim 0304/Agam Mayor Inf Rudi Saragih.


Dalam kesempatan itu, Tim Asistensi Jasdam Aswas XX/TIB Lettu Kav Tommy menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian Pencak Silat Militer merupakan bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan cabang olahraga bela diri khas Indonesia di lingkungan TNI.
“Pencak Silat Militer (PSM) yang diterapkan saat ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan cabang olahraga kearifan lokal berupa seni bela diri khas Indonesia,” ujar Tommy

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan PSM di lingkungan TNI tidak menghilangkan olahraga bela diri yang telah lebih dahulu ada, seperti Yongmoodo, tetapi justru menjadi pelengkap dalam meningkatkan kemampuan bela diri prajurit.
Sementara itu, Lettu Kav Tommy menjelaskan bahwa dalam ujian kenaikan tingkat tersebut para prajurit diuji melalui berbagai gerakan dasar hingga teknik khusus persilatan militer.
Ia berharap setelah menyandang sabuk kuning, para prajurit dapat terus meningkatkan latihan dan kemampuan hingga mencapai tingkatan sabuk yang lebih tinggi.
“Setelah mendapatkan sabuk kuning, diharapkan para prajurit terus meningkatkan latihan secara berkelanjutan hingga mencapai tingkat sabuk hitam,” jelasnya.
Kegiatan ujian berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin, mencerminkan komitmen prajuritTNI dalam meningkatkan kemampuan fisik, mental, serta keterampilan bela diri militer. (JM/RRI BKT)