Tips Berkendara Saat Musim Hujan
- 25 Okt 2025 09:22 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Di musim penghujan kewaspadaan yang tinggi perlu diterapkan untuk para pengendara, baik roda dua, empat atau enam. Persiapan sebelum berangkat hingga saat dijalanan perlu diperhatikan segalanya demi keselamatan bersama. Berikut adalah tips keselamatan berkendara saat hujan, baik untuk mobil maupun motor:
- Periksa Kondisi Ban:
- Pastikan tekanan angin ban sesuai standar.
- Pastikan kedalaman alur ban (kembangan) masih baik. Ban yang tipis/gundul sangat meningkatkan risiko tergelincir (slip) dan aquaplaning (ban kehilangan cengkeraman karena lapisan air).
- Pastikan semua lampu (utama, rem, dan sein) berfungsi normal. Lampu sangat penting untuk melihat dan terlihat oleh pengendara lain.
- Pastikan karet wiper dalam kondisi prima dan dapat menyapu air dengan bersih.
- Isi cairan washer (pembersih kaca).
- Gunakan jas hujan model setelan (baju dan celana). Hindari jas hujan model ponco karena berisiko tersangkut di roda atau rantai motor.
- Gunakan warna jas hujan yang cerah agar mudah dilihat.
5. Kurangi Kecepatan:
- Kecepatan tinggi di jalan basah meningkatkan risiko aquaplaning dan membuat kendaraan sulit dikendalikan.
- Kurangi kecepatan dan berkendaralah lebih pelan dari biasanya (misalnya, 20-30 km/jam lebih lambat).
6. Jaga Jarak Aman:
- Gandakan jarak aman dari kendaraan di depan Anda. Jarak pengereman di jalan basah jauh lebih panjang daripada di jalan kering.
- Selalu nyalakan lampu utama (bukan hanya lampu senja), bahkan di siang hari, untuk meningkatkan visibilitas kendaraan Anda bagi orang lain.
- Lampu hazard (sein kanan-kiri berkedip bersamaan) hanya untuk situasi darurat ketika kendaraan berhenti total di pinggir jalan.
- Menggunakan lampu hazard saat berjalan di tengah hujan dapat membingungkan pengemudi di belakang, karena mereka tidak bisa melihat sinyal belok (sein) Anda.
- Hindari pengereman mendadak yang dapat menyebabkan roda terkunci atau kendaraan tergelincir (slip).
- Lakukan pengereman secara perlahan dan bertahap.
- Hindari menerobos genangan air yang terlihat dalam karena Anda tidak tahu kedalaman atau apakah ada lubang yang tersembunyi.
- Jika terpaksa melintasi genangan, lakukan dengan kecepatan sangat rendah dan stabil. Setelah melewatinya, uji rem Anda dengan menekannya perlahan untuk menghilangkan sisa air.