Semangat Suganda di Peparnas, Cerminan Jiwa Sumpah Pemuda

  • 28 Okt 2025 18:23 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda, semangat juang Suganda, atlet disabilitas asal Kota Bogor, menjadi pengingat nyata bahwa tekad dan persatuan mampu menembus segala batas. Ia merupakan sosok inspiratif yang berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 di Solo.

Meski kehilangan penglihatan akibat kecelakaan di usia 19 tahun, Suganda tidak pernah menyerah. Ia terus berlatih dan membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk berprestasi di dunia olahraga.

“Saya meraih perunggu tahun 2024 di Solo, mewakili Jawa Barat. Alhamdulillah bisa juara ketiga. Harapan saya ke depan mudah-mudahan bisa jadi juara pertama, insya Allah” ujar Suganda dengan penuh semangat, Selasa (28/10/2025).

Dalam momentum Sumpah Pemuda yang menegaskan tekad “Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa”, perjuangan Suganda menjadi wujud nyata dari nilai-nilai tersebut. Ia menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, keberanian, dan tekad untuk maju tetap hidup dalam diri para pemuda Indonesia, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan.

Kini, Suganda tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 bersama rekan-rekannya dari Majelis Paralympic Committee (MPC) Kota Bogor.

“Kalau KONI punya Porprov, kami punya Peparda. Setelah itu ada Peparnas untuk nasional, Asian Para Games untuk Asia, dan Paralimpiade untuk dunia. Jadi kami juga punya jenjang yang sama seperti atlet umum,” lanjutnya.

Ketekunan Suganda mencerminkan semangat Sumpah Pemuda dalam bentuk nyata yakni semangat untuk terus berjuang, bersatu, dan berkontribusi bagi bangsa meski dalam keterbatasan. Ia menjadi bukti bahwa makna Sumpah Pemuda tidak hanya hidup dalam kata, tetapi juga dalam tindakan nyata generasi penerus yang pantang menyerah demi mengharumkan nama Indonesia.

Rekomendasi Berita