Apresiasi O2SN, Tapak Suci Baubau Soroti IPSI
- 30 Jun 2025 17:09 WIB
- Baubau
KBRN, Baubau: Ketua Pimda 221 Perguruan Tapak Suci Putra Muhammadiyah Kota Baubau, Muhammad Asrin, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau yang kembali menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2025.
Tahun ini, O2SN tingkat Sekolah Dasar (SD) mempertandingkan tiga cabang olahraga: karate, pencak silat, dan senam lantai. Kegiatan ini dinilai menjadi wadah strategis bagi pelajar Kota Baubau dalam menyalurkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga.
“Mudah-mudahan kita bisa menghasilkan atlet-atlet yang lebih baik lagi ke depan, yang mampu mengharumkan nama Kota Baubau di tingkat provinsi maupun Nasional,” ujar Asrin dalam keterangannya di Arim Indoor Sport Baubau, Senin (30/6/2025).
Meski memberikan apresiasi, Muhammad Asrin juga menyoroti penugasan juri dalam cabang pencak silat yang berada di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Baubau.
Menurutnya, dalam penugasan juri seharusnya ikut melibatkan Perguruan silat yang tidak hanya di dominasi oleh satu perguruan saja. Idealnya Satu Perguruan satu wasit juri.
"Jangan satu Perguruan ada dua wasit jurinya. Sementara ada banyak Perguruan di Kota Baubau, apalagi sudah ada yang menyandang predikat wasit juri Nasional kelas III," imbuhnya.

Ketua Pimda 221 Perguruan Tapak Suci Putra Muhammadiyah Kota Baubau, Muhammad Asrin, S. Pd. SD., MM. Bersama Atlet Pecak Silat Tapak Suci di Arim Indoor Sport Baubau, Senin (30/6/2025) (Foto: RRI/Arl)
Asrin juga mendorong adanya evaluasi teknis bersama pengurus IPSI, serta mendesak agar segera dilakukan penataran bagi wasit dan juri. Ia menekankan pentingnya pelibatan semua perguruan pencak silat dalam struktur IPSI dan proses penugasan wasit juri untuk setiap event.
“Idealnya, setiap perguruan menerima surat permintaan untuk mengutus wasit juri, baik untuk O2SN tingkat SD, SMP, maupun SMA. Dengan demikian, IPSI menjadi milik bersama dan semua merasa dilibatkan,” tambahnya.
Asrin pun mengingatkan pentingnya memanfaatkan wasit-wasit lokal yang telah memiliki lisensi Nasional agar kualitas pertandingan tetap terjaga dan sesuai standar resmi.
"Penugasan wasit juri di kejuaraan ke depan lebih profesional dan melibatkan semua Perguruan IPSI di Kota Baubau," terang Asrin.
Asrin menyebutkan jika ada wasit juri Nasional maka IPSI setempat wajib melibatkan atau menugaskan dalam berbagai kegiatan kejuaraan IPSI di daerah. Karena wasit juri Nasional merupakan perwakilan wasit juri PB IPSI di Daerah.
"Kenyataan sekarang di IPSI Kota Baubau wasit juri Nasional jarang di tugaskan di kejuaraan-kejuaraan yang di laksanakan oleh IPSI Kota Baubau," pungkasnya.