Alcaraz Juara Qatar Open, Pegula Dominan di Dubai
- 22 Feb 2026 20:23 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Juara Australian Open, Carlos Alcaraz, tampil impresif dengan mengalahkan Arthur Fils dua set langsung 6-2 6-1 untuk merebut gelar Qatar ExxonMobil Open di Doha. Kemenangan tersebut diraih hanya dalam waktu 50 menit, menunjukkan dominasi Alcaraz sepanjang pertandingan.
Petenis asal Spanyol berusia 22 tahun itu tampil tanpa cela dengan permainan agresif sejak awal hingga akhir laga. Ia mampu mengontrol ritme permainan dan tidak memberi banyak ruang bagi Fils untuk berkembang di lapangan.
Gelar ini menjadi trofi ATP 500 kesembilan bagi Alcaraz, sekaligus menyamai catatan Andy Murray sebagai salah satu pemain dengan koleksi gelar terbanyak sejak kategori tersebut diperkenalkan pada 2009.
Alcaraz mengungkapkan motivasinya yang tinggi di awal musim ini. “Saya datang tahun ini dengan lapar untuk lebih,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya terus menetapkan target baru di setiap turnamen yang dijalani.
“Saya pikir setelah setiap turnamen kami harus menetapkan tujuan baru. Saya sangat senang dan bangga dengan semua yang telah saya lakukan bersama tim saya di dalam dan luar lapangan,” lanjutnya.
Ia menilai awal musim ini berjalan sangat baik meski penuh tantangan. “Ini adalah awal tahun yang sangat kuat. Ini tidak mudah. Saya harus kuat secara mental bersama tim saya. Saya hanya bermain tenis dengan sangat baik dan saya sangat senang dengan pekan ini. Trofi ini sangat berarti bagi saya,” tambah Alcaraz.
Sementara itu di Dubai Tennis Championships, mengutip skysports Jessica Pegula menunjukkan performa dominan saat mengalahkan Elina Svitolina dengan skor 6-2 6-4 untuk meraih gelar juara.
Pegula memulai pertandingan dengan kuat setelah langsung unggul 3-0 di set pertama. Meski sempat menghadapi tekanan, ia mampu mempertahankan keunggulan dan menjaga konsistensi permainan hingga akhir laga.
Ia kemudian memastikan kemenangan setelah merebut break penting di set kedua, yang sekaligus mengantarkannya meraih gelar ke-10 dalam karier serta mengakhiri catatan kurang baik di final turnamen WTA 1000.
Kemenangan tersebut juga menjadi kekalahan pertama bagi Svitolina di final level WTA 1000, menegaskan kualitas permainan Pegula dalam laga puncak.
Pegula mengaku terkesan dengan perjuangannya di pertandingan tersebut. “Saya tidak bisa berkata-kata setelah pertarungan itu,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Saya benar-benar mencoba untuk tampil maksimal, dan saya bermain seolah tidak ada hari esok, hanya mencoba mengerahkan semua usaha.”