Paralimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina: Jadwal dan Sorotan Atlet
- 27 Feb 2026 22:31 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Ajang Paralimpiade Musim Dingin 2026 akan digelar di Italia mulai 6 hingga 15 Maret 2026, menghadirkan berbagai cabang olahraga musim dingin dengan partisipasi atlet terbaik dunia. Mengutip Sky Sports, perhelatan ini menjadi edisi ke-14 Paralimpiade Musim Dingin yang kembali diselenggarakan di Italia.
Kompetisi akan berlangsung di tiga wilayah utama, yakni Milan, Cortina d'Ampezzo, dan Val di Fiemme. Italia sebelumnya pernah menjadi tuan rumah pada 2006 di Torino, yang saat itu menandai debut cabang curling kursi roda.
Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Arena di Verona pada 6 Maret, sementara penutupan akan digelar di Stadion Curling Cortina pada 15 Maret. Meski pembukaan resmi dimulai 6 Maret, pertandingan curling kursi roda sudah dimulai lebih awal pada 4 Maret dengan format round-robin.
Sejumlah venue telah disiapkan untuk masing-masing cabang olahraga, termasuk Pusat Ski Alpine Tofane untuk ski alpine, Stadion Tesero untuk biathlon dan ski lintas alam, serta Arena Hoki Es Milano Santagiulia untuk hoki es paralimpik.
Dari kubu Inggris, perhatian tertuju pada Menna Fitzpatrick yang kembali berlaga bersama pemandunya, Katie Guest. Ia merupakan atlet Paralimpiade Musim Dingin Inggris paling sukses dengan enam medali, termasuk emas di Pyeongchang 2018.
Selain itu, nama Sam Cozens juga masuk dalam radar peraih medali setelah tampil konsisten di sirkuit Eropa. Sementara itu, Davy Zyw berpotensi mencetak sejarah sebagai atlet dengan penyakit neuron motorik pertama yang tampil di Paralimpiade Musim Dingin.
Dari kancah internasional, beberapa bintang besar diprediksi kembali bersinar, termasuk Oksana Masters yang telah mengoleksi banyak medali, serta Brenna Huckaby yang mengincar tambahan medali emas.
Tuan rumah Italia juga memiliki andalan seperti Giacomo Bertagnolli, sementara Norwegia mengandalkan Jesper Pedersen yang tampil dominan di edisi sebelumnya.
Namun, isu politik turut mewarnai persiapan ajang ini. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengkritik keputusan yang mengizinkan atlet Rusia dan Belarusia kembali berpartisipasi. Ia menyatakan, “Ini keputusan yang kotor, sama sekali tidak terhormat dan tidak Eropa dari sudut pandang nilai-nilai.”
Senada, Menteri Olahraga Ukraina, Matvii Bidnyi, menegaskan sikap negaranya. “Kami tidak akan berpartisipasi dalam acara Paralimpiade resmi lainnya,” ujarnya, menandakan potensi boikot dalam seremoni resmi.
Meski demikian, Paralimpiade Musim Dingin 2026 tetap diharapkan menjadi panggung besar bagi atlet disabilitas dunia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sekaligus menghadirkan kisah inspiratif di tengah dinamika olahraga dan politik global.