Dispora Lebak Perkuat Pembinaan Atlet
- 20 Jan 2026 14:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lebak pada tahun 2026 lebih memfokuskan program pada penguatan pembinaan atlet, khususnya atlet yang akan diikutsertakan dalam berbagai turnamen dan event olahraga di luar Kabupaten Lebak. Penguatan pembinaan tersebut dilakukan melalui program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) yang dikhususkan bagi atlet berstatus pelajar, sebagai upaya mencetak atlet berprestasi sejak usia dini.
Plt. Kepala Bidang Olahraga Dispora Kabupaten Lebak, Ahmad Faozi mengatakan, program PPLPD menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas atlet pelajar agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun lebih tinggi.
“Pada tahun 2026 ini kami memang lebih fokus pada penguatan pembinaan atlet, terutama atlet pelajar yang akan mengikuti berbagai event olahraga di tingkat Provinsi Banten,” kata Ahmad Faozi di Rangkasbitung, Selasa, 20 Januari 2026.
Baca juga: POPDA Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Pelajar Serang
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 terdapat sejumlah agenda olahraga tingkat Provinsi Banten yang harus dipersiapkan secara matang oleh Kabupaten Lebak. Agenda olahraga tersebut di antaranya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov), Pekan Olahraga Tradisional Daerah (Potrada) khusus pelajar, serta Festival Olahraga Provinsi (Forprov).
Menurut Faozi, pembinaan atlet yang dilakukan Dispora Lebak juga harus disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada, mengingat saat ini masih diberlakukan kebijakan efisiensi anggaran.
“Penguatan atlet ini tentu kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran, karena saat ini masih ada efisiensi sehingga berdampak pada pengurangan biaya dan berimbas pada pengurangan kegiatan latihan,” ujarnya.
Meski demikian, Dispora Lebak tetap berupaya agar pembinaan atlet tidak berhenti dan tetap berjalan secara optimal meskipun dengan keterbatasan anggaran. Faozi menambahkan, dalam kondisi tersebut Dispora Lebak mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan pembinaan pada cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi dan rekam jejak prestasi yang baik.
“Kami lebih memprioritaskan pembinaan atlet pada cabang olahraga yang selama ini sudah terbukti menyumbangkan medali bagi Kabupaten Lebak,” kata Faozi.
Baca juga: Letak Geografis Menjadi Tantangan Pembinaan Atlet di Pandeglang
Adapun cabang olahraga prioritas tersebut antara lain pencak silat, renang, atletik, arung jeram, kempo, taekwondo, dan dayung. Menurutnya, cabor-cabor tersebut dinilai memiliki atlet yang konsisten berprestasi dan berpeluang besar kembali menyumbang medali pada berbagai ajang olahraga di tingkat provinsi.
Dispora Lebak berharap melalui program PPLPD dan fokus pembinaan pada cabor unggulan, prestasi olahraga Kabupaten Lebak dapat terus meningkat meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
“Harapan kami, dengan pembinaan yang terarah dan fokus, atlet-atlet Lebak tetap mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai event olahraga,” ucap Ahmad Faozi.