Disiplin Latihan Antar Mahasiswa Untirta Jadi Juara Nasional

  • 14 Jan 2026 11:25 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Mahasiswa semester satu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Muhammad Putera Nur Rosyid, mencuri perhatian publik olahraga setelah meraih Juara I Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional UIKA Championship 2 Tahun 2025. Prestasi tersebut diraih Putra pada nomor tanding Kelas F 70–75 kilogram putra.

Keberhasilan itu terbilang istimewa karena Putra masih berada pada masa awal perkuliahan. Ia baru empat bulan bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Untirta, tetapi sudah mampu bersaing dan unggul di level nasional, mewakili almamaternya di ajang bergengsi.

Baca juga: Atlet Kota Serang Ukir Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Nasional

Putra mengungkapkan, proses menuju kejuaraan dimulai sejak ia aktif di UKM setelah resmi menjadi mahasiswa. Latihan dijalaninya secara rutin tiga kali dalam sepekan di Serang, meskipun kampus tempatnya menimba ilmu berada di Cilegon.

“Latihannya seminggu tiga kali dan sejak awal sudah ditargetkan untuk ikut event nasional mewakili kampus,” kata Putra saat dialog bersama RRI, Selasa, 13 Januari 2026.

Sebagai mahasiswa Teknik Elektro, Putra juga harus berhadapan dengan jadwal kuliah yang padat. Ia mengaku sempat mengalami benturan antara waktu akademik dan latihan, tetapi memilih untuk mengatur ulang agenda hariannya agar keduanya tetap berjalan seimbang. Disiplin waktu dan konsistensi latihan menjadi kunci utama dalam persiapannya.

Baca juga: Atlet Futsal Pandeglang Masuk Skuad Garuda U-16

Dalam kompetisi yang berlangsung pada Desember 2025 itu, Putra harus melewati babak penyisihan, semifinal, hingga final. Menariknya, pada partai puncak ia justru berhadapan dengan rekan satu UKM yang selama ini berlatih bersamanya.

Situasi tersebut membuat pertandingan berlangsung ketat karena kedua atlet sudah saling memahami gaya dan strategi masing-masing.

Meski baru sekitar tiga hingga empat bulan menjalani pembinaan di tingkat perguruan tinggi, Putra mampu menunjukkan mental bertanding yang matang. Ia mengakui bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari niat kuat, pengalaman kompetisi sebelumnya di tingkat daerah dan provinsi, serta dorongan untuk memberikan yang terbaik bagi kampus.

Baca juga: Gubernur Banten Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

Prestasi Putra menjadi bukti bahwa kegiatan kemahasiswaan mampu menjadi ruang strategis pembinaan atlet muda. Capaian ini sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa baru pun memiliki peluang besar menembus level nasional jika dibarengi komitmen, disiplin, dan dukungan pembinaan yang berkelanjutan.

Ke depan, Putra bertekad mempertahankan prestasi tersebut sembari tetap memprioritaskan pendidikan. Ia berharap pencapaiannya dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk aktif mengembangkan potensi di luar akademik, sekaligus mengharumkan nama perguruan tinggi melalui prestasi di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita