Umuh Geram dan Layangkan Protes Kinerja Wasit di Laga Persib Versus Persebaya
- 03 Mar 2026 21:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meluapkan kegeramannya terhadap kepemimpinan wasit, dalam laga kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 2025/2026, di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin, 2 Maret 2026 malam.
Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 2-2 ini berlangsung sengit dan diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang dinilai merugikan tim Maung Bandung.
Situasi tersebut membuat Umuh yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini angkat bicara dan menyampaikan kritik terbuka terhadap kepemimpinan pengadil lapangan.
“Dimanapun juga harusnya tidak terpengaruhi penonton. Kalau memang wasit profesional dan tentu sudah ada jaminan dia aman dan tak akan dipecat sebagai wasit,” kata Umuh, Selasa, 3 Maret 2026.
Menurutnya, seorang wasit profesional seharusnya mampu bertindak netral tanpa tekanan dari suporter tuan rumah maupun faktor lain di luar teknis pertandingan. Ia juga menyinggung soal faktor keamanan dan kepastian karier wasit yang dinilai dapat memengaruhi keberanian dalam mengambil keputusan.
“Kalau dia tidak ada perjanjian atau tidak ada yang menjanjikan, dia pasti takut. Di laga laga sebelumnya wasit sudah bagus, tahunya ada lagi wasit seperti ini. Kita kalah menyalahkan wasit? Tentu tidak. Karena di Bandung pun wasit kalau bagus kita apresiasi. Kita duduk saja, karena sudah tenang dengan kepemimpinan wasit,” sambungnya.
Umuh menegaskan, Persib bukan tipe tim yang gemar mencari kambing hitam atas kekalahan. Ia menyebut, ketika wasit memimpin dengan adil di Bandung, manajemen dan suporter selalu memberikan apresiasi.
Namun kali ini, ia menilai ada sejumlah keputusan yang dinilai janggal dan merugikan timnya." Sebelumnya juga wasit ini bahaya, ternyata kejadian seperti di laga itu,” kata Umuh yang akrab dipanggil pak Haji ini.
Saat ditanya apakah sudah menyampaikan protes kepada pihak yang bertanggung jawab, Umuh memastikan bahwa komunikasi telah dilakukan.
"Sudah, sudah kita sudah ngobrol banyak. Bahwa sedikit ada perubahan. Tapi dengan segala cara mereka buat Persib tidak bisa menang, jadi ya beginilah. Ini yang jadi masalah,” sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari operator liga maupun perangkat pertandingan terkait kritik yang disampaikan manajemen Pangeran Biru.